Home / Peristiwa

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Bocah 8 Tahun Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Water Park Blang Aceh Utara

REDAKSI

Nafiza Ulfa 8 tahun Lhok Seutuy meninggal tenggelam  di Water Park Blang, Minggu, 18/10/2026 sore. Kapolsek Baktiya, Senin, 19/10/2026 imbau pengelola utamakan keselamatan, sediakan tanda kedalaman dan petugas penyelamat.

Nafiza Ulfa 8 tahun Lhok Seutuy meninggal tenggelam di Water Park Blang, Minggu, 18/10/2026 sore. Kapolsek Baktiya, Senin, 19/10/2026 imbau pengelola utamakan keselamatan, sediakan tanda kedalaman dan petugas penyelamat.

Aceh Utara – Seorang anak perempuan bernama Nafiza Ulfa (8), warga Dusun Nyak Usman, Gampong Lhok Seutuy, Aceh Utara, meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang Water Park Blang pada Minggu (18/10/2026) sore. Peristiwa naas tersebut terjadi saat korban sedang bermain dan berenang bersama ibunya.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Baktiya Iptu Fery Suyatna menjelaskan, insiden bermula ketika korban tengah berenang di kolam khusus anak yang memiliki kedalaman 80 sentimeter dengan pengawasan sang ibu.

Baca Juga :  Dua Pekerja Asal Sumut Tersengat Listrik Saat Bangun Kubah Masjid di Aceh Timur

“Kemudian korban berpindah ke kolam diperuntukkan kepada orang dewasa dengan kedalaman satu meter, tanpa sepengetahuan ibunya,” ujar Kapolsek pada Senin (19/10/2026).

Pertolongan dan Penanganan Medis

Tak lama setelah berpindah tempat, anak-anak di sekitar lokasi yang melihat korban tenggelam langsung berteriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan tersebut, ibu korban bergegas berupaya menyelamatkan buah hatinya.

Baca Juga :  Bendungan Blang Kumot Lhok Adan di Pidie Jebol Dihantam Arus Krueng Tiro

Korban kemudian segera dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kesehatan, bocah tersebut dinyatakan telah meninggal dunia.

Jasad korban saat ini telah dibawa pulang ke rumah duka untuk disemayamkan.

Imbauan Keselamatan Objek Wisata Air

Menanggapi musibah ini, Kapolsek mengingatkan agar aspek keselamatan di objek wisata wahana air mendapatkan perhatian yang serius dari para pengelola. Hal tersebut mencakup penyediaan tanda kedalaman, peralatan keselamatan, hingga kelengkapan administrasi perizinan operasional.

Baca Juga :  Kantor Dishub Abdiya Terbakar, Cuaca Ekstrem Diduga Jadi Penyebab

“Keselamatan pengunjung khususnya anak-anak, perlu menjadi prioritas dalam pengelolaan tempat wisata air. Pengawasan optimal, ketersediaan petugas penyelamat, serta fasilitas keselamatan memadai menjadi hal penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan mencegah kejadian serupa terulang,” tegas Kapolsek.

Penulis: Tika Fitri LestariĀ 

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Tragedi di Balik Keindahan Rubiah: Pelajar Asal Banda Aceh Meninggal Saat Snorkeling

Internasional

Pagi Ini Mindanao Filipina Berguncang 7,8 SR: Indonesia Masuk Zona Peringatan Tsunami

Daerah

BPBD Aceh Besar Catat 9 Rumah dan 1 Sekolah Rusak Akibat Angin Kencang

Berita

Tampilan Google Maps Dipenuhi Titik Merah, Karhutla Hebat Melanda Kalimantan dan Jadi Perbincangan Hangat di Media Sosial

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Aceh Tengah, Satu Bangunan Terdampak

Peristiwa

Angin Kencang Rusakkan 5 Rumah Dinas Aspol Polda Aceh di Lamteumen, Perbaikan Darurat Segera Dilakukan

Peristiwa

Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh Meninggal Dunia, Polisi Tunggu Hasil Visum dan CT Scan

Peristiwa

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Sedang hingga 2,5 Meter di Perairan Sabang–Banda Aceh