Home / Berita / Pemerintah

Senin, 5 Mei 2025 - 16:16 WIB

Disdik Aceh Apresiasi Langkah Bupati Aceh Barat, Ajak Kepala Daerah Lain Bersama Bangun Karakter Anak Negeri

REDAKSI

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A. Foto: Dok. Hunas Disdik Aceh

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A. Foto: Dok. Hunas Disdik Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Aceh, melalui Dinas Pendidikan, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., atas dukungannya terhadap Surat Edaran Nomor 400.3.8/5936 Tahun 2025 tentang Pengendalian Aktivitas Murid di Malam Hari.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., mengungkapkan bahwa respons cepat dari Bupati Aceh Barat menjadi sinyal positif atas komitmen kolektif dalam membentuk generasi muda Aceh yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat.

“Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati. Ini bukan sekadar dukungan administratif, tetapi sebuah langkah nyata dalam memikul tanggung jawab bersama untuk masa depan anak-anak Aceh,” ujar Marthunis kepada media, Minggu, 5 Mei 2025.

Baca Juga :  Buah dari Komitmen Birokrasi Melayani Dengan Sepenuh Hati

Surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Aceh menitikberatkan pada pentingnya pemanfaatan waktu malam bagi pelajar—bukan untuk aktivitas yang tak terarah, tetapi untuk hal-hal yang membangun, seperti belajar mandiri, membaca, beribadah, dan tentu saja istirahat yang cukup.

“Langkah ini selaras dengan semangat Qanun Aceh tentang Penyelenggaraan Pendidikan, yang menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tugas sekolah, tapi tanggung jawab semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan orang tua,” tambahnya.

Baca Juga :  Kadis DSI Aceh Besar Hadiri Santunan Anak Yatim Se Kecamatan Suka Makmur

Dengan adanya dukungan dari Bupati Aceh Barat, Dinas Pendidikan Aceh berharap kepala daerah lainnya, baik bupati maupun wali kota, dapat mengikuti jejak serupa. “Mari kita jadikan malam sebagai kesempatan untuk berinteraksi dan membentuk masa depan mereka. Bukan sekadar larangan, ini ajakan untuk kembali ke nilai-nilai yang menanamkan disiplin dan adab sejak dini,” tutur Marthunis.

Baca Juga :  4 Korban Hilang Perahu Karam di sungai Alas Ditemukan Mengapung

Ia juga mengingatkan bahwa kebiasaan buruk seperti nongkrong hingga larut malam, penggunaan gawai tanpa batas, dan paparan lingkungan negatif bisa menjadi racun pelan-pelan bagi tumbuh kembang anak.

Dinas Pendidikan Aceh memastikan akan terus memantau pelaksanaan edaran ini, membuka ruang kerja sama lintas sektor, dan membangun ekosistem pendidikan yang sehat. “Mari kita jaga anak-anak kita, bukan hanya sebagai pelajar, tapi sebagai harapan masa depan Aceh,” tutupnya.[]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Pemerintah Aceh Dorong Penggunaan Bahasa dan Aksara Daerah dalam Kehidupan Sehari-hari

Parlementarial

Anggota DPRA Muhammad Rizky Minta BNPB Perhatikan Korban Banjir Penyewa Rumah di Aceh Tamiang
Ketua umum partai garuda ahmad ridha sabana

Berita

Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

Berita

SDN Alue Lhok Aceh Barat yang Rusak Akibat Banjir Segera Dibangun Kembali Lewat Dana CSR Rp1,5 Miliar

Berita

Penyelundupan Satu Kilogram Sabu Tujuan Kendari Digagalkan, Dua Orang Buron

Berita

Polda Aceh Pastikan Penanganan Kasus Pengeroyokan di Bener Meriah Dilakukan secara Profesional

Berita

Pangdam Iskandar Muda Hadiri Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh di Masjid Raya Baiturrahman

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Tutup Pelatihan UMKM: Komitmen Kawal Usaha Lokal Naik Kelas Lewat Digital & Sertifikasi