Home / Parlementarial

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:07 WIB

Blackout Massal Landa Aceh-Sumatera, Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh Kritik PLN Minim Informasi

REDAKSI

Pemadaman listrik massal melanda hampir seluruh Aceh dan sebagian besar Sumatera, Jumat malam (22/5/2026) sekitar pukul 18.44 WIB. Blackout mendadak jelang magrib ini picu keluhan luas karena minim informasi resmi dari PLN.

Pemadaman listrik massal melanda hampir seluruh Aceh dan sebagian besar Sumatera, Jumat malam (22/5/2026) sekitar pukul 18.44 WIB. Blackout mendadak jelang magrib ini picu keluhan luas karena minim informasi resmi dari PLN.

Banda Aceh – Pemadaman listrik massal (blackout) secara mendadak melanda hampir seluruh wilayah Aceh dan sebagian besar Pulau Sumatera pada Jumat malam (22/5/2026).

Insiden yang terjadi menjelang waktu magrib sekitar pukul 18.44 WIB ini memicu keluhan luas dari masyarakat, terutama karena minimnya informasi resmi dari pihak PT PLN (Persero).

Menanggapi situasi krusial ini, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, M. Zidan Al Hafidh, meminta manajemen PLN untuk segera berbenah secara total dalam mengelola krisis dan pola komunikasi publik mereka. Ia menyayangkan sikap PLN yang terkesan lambat dalam memberikan informasi kepada masyarakat di tengah pemadaman yang cakupannya sangat luas ini.

“Seharusnya PLN memberikan informasi ataupun imbauan kepada masyarakat terkait mati lampu ini. Dari informasi yang kita terima, hampir beberapa wilayah yang terkena dampak mati lampu di wilayah Sumatera ini terjadi tanpa ada informasi awal, setidaknya informasi paling akurat dapat disampaikan kepada pemerintah kota sehingga informasi dapat segera diterima oleh masyarakat luas, yang dimana hari ini salah satunya bisa melalui media sosial,” ujar M. Zidan dalam keterangan resminya, Jumat malam.

Baca Juga :  DPRK Minta Pemko Tertibkan Anjing Liar Jelang Ramadhan

M. Zidan menekankan bahwa insiden pemadaman total tanpa kejelasan seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di wilayah Aceh dan Sumatera. Berulangnya kejadian serupa tanpa adanya mitigasi komunikasi yang baik dinilai sangat merugikan hak konsumen.

“Berulang kali hal seperti ini terjadi, tidak ada informasi apa-apa dan juga tidak ada keterangan terjadi apa kepada masyarakat. Jangan sampai PLN nantinya menjadi sasaran amukan masyarakat,” tegasnya memperingatkan.

Baca Juga :  Anggota DPRA Armiyadi Minta Pemerintah Aceh Evaluasi Izin Indomaret dan Alfamart

Dampak ekonomi akibat blackout massal ini pun tidak bisa diabaikan begitu saja. Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi kelompok yang paling rentan mengalami kerugian akibat operasional yang terhenti total secara mendadak. Oleh karena itu, M. Zidan mendesak PLN untuk tidak sekadar meminta maaf, tetapi juga hadir dengan solusi konkret.

“Kalau memang PLN peduli dengan kerugian masyarakat, siapkan program yang mampu mendukung para UMKM yang dirugikan akibat mati lampu ini,” pungkas Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh dan DPRA Sepakati Ranqan RPJMA 2025-2029 Diqanunkan

Meski melayangkan kritik keras terhadap jajaran manajemen, Komisi II DPRK Banda Aceh tetap memberikan apresiasi kepada para petugas teknis yang saat ini tengah berjibaku memulihkan sistem kelistrikan di lapangan.

“Kami sangat memaklumi dan paham akan kondisi ini, Kami masyarakat juga selalu memberikan apresiasi kepada rekan-rekan PLN yang bekerja keras untuk menormalisasikan kondisi di lapangan,” kata politisi PAN Banda Aceh itu.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemulihan sistem interkoneksi transmisi 275 kV jalur Rumbai – Muaro Bungo masih terus diupayakan oleh pihak PLN.

Sejumlah wilayah di Banda Aceh dan sekitarnya terpantau masih mengalami pemadaman total dengan jaringan komunikasi yang mulai tidak stabil. [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Irwansyah: Gerindra Lahir untuk Rakyat dan Terus Berjuang Bersama Rakyat

Parlementarial

Hardiknas 2026, Ketua DPRA: Perkuat SDM Aceh Lewat Sinergi Pendidikan Umum-Dayah

Parlementarial

DPRA Dukung Mualem: Kebangkitan Aceh Pascabencana Harus Bertumpu pada Ekonomi dan Infrastruktur

Parlementarial

Komisi III DPRA Desak PT ALIS Lengkapi Perizinan dan Kebun Plasma

Parlementarial

Ketua DPRK dan Tokoh Masyarakat Berharap Proyek Jalan Jantho-Keumala Jadi Prioritas 2025

Parlementarial

Ketua DPRK Irwansyah Dampingi Gubernur Lepas Kloter Pertama Haji Aceh

Parlementarial

DPRA Gelar Paripurna Penyampaian Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA TA 2024

Parlementarial

Wali Kota dan Ketua DPRK Serahkan Atribut Baru untuk Jukir di Banda Aceh