Home / Nasional

Sabtu, 18 April 2026 - 22:35 WIB

Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana, BNPB Catat Dampak di Sejumlah Daerah

REDAKSI

Petugas BPBD bersama warga bergotong royong membersihkan material longsor dan puing-puing rumah akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Petugas BPBD bersama warga bergotong royong membersihkan material longsor dan puing-puing rumah akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang didominasi fenomena hidrometeorologi basah, seperti angin kencang, banjir, dan tanah longsor, dalam periode Kamis (16/4) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (17/4) pukul 07.00 WIB.

Di Kota Lubuk Linggau, Sumatra Selatan, cuaca ekstrem yang terjadi pada Rabu (15/4) pukul 16.30 WIB masih dalam penanganan. Peristiwa ini menerjang empat kecamatan, yakni Lubuk Linggau Utara II, Lubuk Linggau Timur I, Lubuk Linggau Timur II, dan Lubuk Linggau Barat I. Satu warga dilaporkan mengalami luka-luka, sementara BPBD setempat terus melakukan asesmen dan koordinasi.

Baca Juga :  Satgas Yonif 112/DJ Hadir Sebagai Keluarga Bagi Warga Puncak Jaya

Di Kabupaten Aceh Tenggara, angin kencang merusak puluhan rumah di Kecamatan Semadam. Tercatat 15 unit rumah rusak berat, 15 rusak sedang, dan 30 rusak ringan di tiga desa, yakni Kinga Lapter, Kinga Gabungan, dan Sepakat Segenep. Sebanyak 60 kepala keluarga atau 239 jiwa terdampak, namun tidak ada korban jiwa.

Sementara itu, di Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, angin kencang berdampak pada 20 kepala keluarga di tiga desa di Kecamatan Lae Parira. Dua keluarga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat. BPBD masih melakukan pendataan dan penanganan darurat.

Baca Juga :  Wagup Aceh Turut Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penenganan Pengungsi Aceh Tamiang

Beralih ke Pulau Jawa, tanah longsor terjadi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang menyasar 10 desa di Kecamatan Nawangan dan Bandar. Sebanyak 33 kepala keluarga terdampak, dan warga bersama petugas masih melakukan pembersihan material longsor.

Di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, longsor mengancam enam keluarga di tiga kecamatan, yakni Pagedongan, Wanayasa, dan Madukara. Penanganan darurat telah dilakukan oleh BPBD setempat.

Sedangkan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, longsor melanda 10 desa di 10 kecamatan. Data sementara mencatat satu warga mengalami luka ringan, 10 kepala keluarga terdampak, dan tujuh keluarga lainnya terancam. Kerusakan rumah terdiri dari empat unit rusak sedang dan enam unit rusak ringan. Hingga Jumat (17/4), pembersihan material masih berlangsung.

Baca Juga :  Dewan Pers: Media Tidak Wajib Terverifikasi, Pakar Hukum Minta Tak Mudah Menyebut “Abal-Abal”

Menanggapi kondisi tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Berdasarkan prakiraan, sebagian besar wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

BNPB juga meminta seluruh BPBD untuk memperkuat pemantauan cuaca, khususnya di daerah hulu dan kawasan rawan longsor, serta memastikan sistem peringatan dini berjalan optimal guna meminimalkan risiko bagi masyarakat.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Kanwil Ditjenpas Maluku Utara Terima Hibah 2,75 Hektare Tanah untuk Pembangunan Bapas di Halmahera Timur

Nasional

Rencana Cukai Minuman Berpemanis Masih Dikaji, Kemenkeu Targetkan Rp1,6 Triliun pada 2027

Nasional

Indonesia Siap Bangun PLTN 7 GW, Hashim: Masuk RUPTL 2025-2034

Nasional

PDI-P Buka Suara Soal Absennya Puan di Surat Komitmen RUU Perampasan Aset

Hukum

Kemenkum Aceh Serahkan Register Sentra KI ke 25 Perguruan Tinggi, Perkuat Ekonomi Kreatif

Nasional

Brimob Polda Sulteng Bangun Jembatan Darurat Penghubung Wani 3–Labuan Kungguma

Hukum

MK Restrukturisasi Aturan Penetapan Bencana Nasional: Wajib Penuhi Minimal Tiga Indikator

Nasional

Satgas Damai Cartenz 2026 Bergerak Cepat Tangani Penembakan di Yahukimo, Pelaku Diburu dan Terancam Hukuman Berat