Aceh Tenggara – Dalam upaya memperkuat sinergi dan memajukan sektor pendidikan di daerah, jajaran Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar pertemuan strategis bersama para Kepala Sekolah SMA, SMK, serta SDLB se-Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat 20 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Oprum Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh, Desa Mbarung ini berjalan dalam suasana akrab, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan.
Pertemuan ini dilaksanakan bertepatan dengan masa reses Anggota DPRA Tahap I Tahun 2026. Terhitung mulai tanggal 19 Februari 2026, seluruh anggota dewan turun ke Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, termasuk dari para pelaku pendidikan di lapangan.
Hadir dalam pertemuan tersebut pimpinan DPRA, Bapak H. Ali Basrah, didampingi oleh Bapak Yahdi Hasan, M.I.Kom. Kehadiran mereka merupakan wujud nyata komitmen lembaga legislatif dalam menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan Aceh di masa depan.
Melalui dialog dua arah dan diskusi terbuka, para kepala sekolah diberikan ruang untuk menyampaikan kondisi ril di satuan pendidikan masing-masing. Beberapa poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:
- Strategi Peningkatan Kualitas: Langkah konkret untuk memajukan mutu pendidikan daerah.
- Sumber Daya Manusia (SDM): Penguatan kapasitas tenaga pendidik.
- Sarana dan Prasarana: Peninjauan kebutuhan fasilitas sekolah.
- Kebijakan Pro-Sekolah: Merumuskan regulasi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Komitmen Pembangunan Jangka Panjang
Bapak Yahdi Hasan, M.I.Kom., menegaskan bahwa pertemuan ini memiliki visi yang jauh ke depan. Kepada media, beliau menyampaikan bahwa fokus utama diskusi adalah demi keberlanjutan pembangunan Aceh.
“Hari ini kami hadir dalam pertemuan ini khusus membahas untuk kemajuan pembangunan Aceh di masa yang akan datang,” ujar Yahdi Hasan.
Dengan adanya komunikasi yang intens dan berkelanjutan antara DPRA dan insan pendidikan, diharapkan kebijakan yang dihasilkan nantinya akan lebih tepat sasaran. Hal ini diharapkan mampu mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Aceh Tenggara secara signifikan dan berkelanjutan. [Adv]
Editor: Redaksi












