Home / Parlementarial

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:27 WIB

DPRK Banda Aceh Dukung HMI, Butuh Pemikiran Kritis Kawal Kebijakan Publik

REDAKSI

Wakil Ketua II DPRK Banda Aceh Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd. hadir sekaligus beri orasi ilmiah pada pembukaan Basic Training/Latihan Kader I HMI Komisariat se-Aceh Besar di Aula Wisma Penginapan Haji, Sabtu malam 20/6/2026.

Wakil Ketua II DPRK Banda Aceh Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd. hadir sekaligus beri orasi ilmiah pada pembukaan Basic Training/Latihan Kader I HMI Komisariat se-Aceh Besar di Aula Wisma Penginapan Haji, Sabtu malam 20/6/2026.

Banda Aceh – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd., menghadiri sekaligus memberikan orasi ilmiah pada pembukaan Basic Training (Latihan Kader I) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat se-Aceh Besar.

Acara yang mengusung tema penguatan khitah perjuangan mahasiswa dalam menyongsong tantangan zaman ini dibuka secara resmi pada Sabtu malam (20/06/2026), bertempat di Aula Wisma Penginapan Haji, Banda Aceh.

Kehadiran tokoh legislatif yang juga merupakan alumni hijau-hitam tersebut disambut hangat oleh jajaran pengurus cabang, pengurus komisariat, serta puluhan calon kader yang siap mengikuti proses perkaderan formal tersebut.

Dalam sambutannya, Dr. Musriadi mengapresiasi konsistensi HMI Komisariat se-Aceh Besar yang terus merawat tradisi intelektual dan perkaderan. Sebagai seorang akademisi dan politisi, ia menegaskan bahwa Latihan Kader I (LK-1) adalah gerbang awal yang sangat krusial dalam membentuk karakter, integritas, dan kapasitas kepemimpinan mahasiswa.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRA Hadiri Pengukuhan DPW PKB Aceh, Tekankan Sinergi Partai

“HMI adalah organisasi yang memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa. LK-1 ini bukan sekadar pelatihan formalitas, melainkan kawah candradimuka tempat menggembleng mental, spiritual, dan intelektual intelektual muda Islam,” ujar Musriadi di hadapan para peserta.

Ia juga menambahkan bahwa di era transformasi digital tahun 2026 yang bergerak sangat cepat, tantangan generasi muda jauh lebih kompleks. Mahasiswa tidak boleh lagi hanya menjadi penonton pasif, melainkan harus bertindak sebagai agen perubahan (agent of change) yang solutif bagi dinamika sosial bermasyarakat.

Baca Juga :  Anggota DPRK Banda Aceh Minta Penataan Kembali Aset Pemko

Di hadapan puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh Besar dan Banda Aceh, Dr. Musriadi yang akrab disapa Bang Mus ini memaparkan tiga pilar utama yang harus dimiliki oleh setiap kader HMI:

Kualitas Akademis (Intelektualitas): Mahasiswa wajib memiliki basis ilmu pengetahuan yang kuat agar mampu menganalisis masalah dengan objektif dan berbasis data.

Kualitas Pengabdian (Sosial): Ilmu yang didapatkan di bangku kuliah dan organisasi harus diorientasikan untuk kemaslahatan masyarakat luas, sejalan dengan napas perjuangan HMI.

Kualitas Iman dan Taqwa (Spiritualitas): Menjadi jangkar moral di tengah disrupsi zaman agar kepemimpinan masa depan tetap berada di atas nilai-nilai kebenaran.

Sebagai pimpinan DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi menegaskan bahwa pihak legislatif memiliki komitmen besar untuk terus mendukung dan membuka ruang bagi organisasi kepemudaan (OKP) serta kemahasiswaan dalam mengaktualisasikan potensinya.

Baca Juga :  Komisi I DPRA Soroti Desa Terisolir di Aceh Utara Pasca Bencana

“Pemerintah dan DPRK membutuhkan mitra kritis seperti HMI. Pikiran-pikiran segar, kritis, dan konstruktif dari adik-adik sekalian sangat kami perlukan untuk mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada rakyat,” tegasnya.

Acara pembukaan Basic Training ini diakhiri dengan prosesi penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Dr. Musriadi bersama Ketua Umum HMI Cabang setempat, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan diskusi santai. Pelatihan intensif ini dijadwalkan akan berlangsung selama sepekan ke depan dengan menghadirkan berbagai pemateri profesional dari kalangan alumni, akademisi, dan praktisi hukum. [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Tim Pansus DPRK Aceh Besar Kaji Perubahan Status Hutan Lindung

Agama

Pertemuan Anggota DPRA bunda Salma dengan Mentri Agama RI,Dorong Syariat Islam di Aceh

Daerah

DPRA Tetapkan Pansus Minerba dan Migas Aceh, Berikut Daftar Anggotanya

Parlementarial

Ketua DPRA Ingatkan Pemerintah di. acehTentang MoU Helsinki dalam Penambahan Bataliyon

Aceh Besar

KIP Aceh Diminta Segera Siapkan Berkas Administrasi Pelaporan ke DPRA untuk Usulan Pelantikan Gubernur Aceh

Parlementarial

Ketua DPRK Irwansyah Terima LKPJ 2025 dari Wali Kota Illiza, Tegaskan Bahas Berdasarkan Dampak ke Masyarakat

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Gelar RDPU Raqan Insentif dan Penanaman Modal, Serap Masukan Stakeholder

Parlementarial

Heboh Razia Plat BL, DPRA Angkat Bicara