Home / Politik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:43 WIB

Eks Kombatan GAM Geumpang Ramai-Ramai Merapat ke PSI

REDAKSI

Dua tokoh eks kombatan GAM sekaligus mantan Keuchik Gampong Pulo Loh, M. Abet Idris (kiri) dan Bahagia ZA (kanan), saat menyatakan resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam sebuah pertemuan di Geumpang, Pidie, Sabtu (18/7/2026).

Dua tokoh eks kombatan GAM sekaligus mantan Keuchik Gampong Pulo Loh, M. Abet Idris (kiri) dan Bahagia ZA (kanan), saat menyatakan resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam sebuah pertemuan di Geumpang, Pidie, Sabtu (18/7/2026).

Pidie – Peta politik di Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, mulai menunjukkan dinamika baru. Dua tokoh eks kombatan GAM yang selama ini dikenal sebagai kader sekaligus tim pemenangan salah satu partai lokal resmi menyatakan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia dalam pertemuan di Geumpang, Sabtu (18/7/2026).

Keduanya adalah M. Abet Idris, mantan Keuchik Gampong Pulo Loh periode 2000–2005, dan Bahagia ZA, mantan Keuchik Gampong Pulo Loh periode 2010–2015.

Semasa konflik Aceh, M. Abet Idris diketahui bertugas sebagai penggalang logistik dalam struktur GAM. Setelah perdamaian, ia aktif menjadi bagian dari tim pemenangan salah satu partai lokal di wilayah Geumpang.

Baca Juga :  Pembuatan Undang-undang Penyadapan Dimulai,DPR Fokus Pada Pencegahan Penyalahgunaan

Sementara Bahagia ZA juga memiliki rekam jejak panjang dalam struktur perjuangan Aceh. Ia pernah mengemban sejumlah posisi, mulai dari penggalang logistik, Mukim Aceh Merdeka, Wakil Sagoe Geumpang I, hingga Penerangan Sagoe Geumpang I. Pasca-penandatanganan MoU Helsinki, ia turut aktif membesarkan salah satu Partai lokal.

Keputusan keduanya bergabung dengan PSI disebut telah melalui pertimbangan yang matang.

“Kami sudah bekerja banyak dengan salah satu Partai lokal. Senang dan susah kami rasakan bersama. Bahkan saat konflik, kami boleh dikatakan sebagai sisa peluru TNI yang masih hidup dan tetap setia terhadap perjuangan Aceh,” ujar M. Abet Idris dan Bahagia ZA dalam keterangannya.

Baca Juga :  Mendagri Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh

“Bukan berarti kami tidak setia. Untuk apa kami bertahan kalau tidak dihargai. Semua yang telah kami lakukan untuk salah satu Partai lokal sudah kami ikhlaskan. Kini kami memilih hijrah ke PSI sebagai tempat untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat,” tambah mereka.

Sementara itu, T rival Amiruddin menilai bergabungnya dua tokoh eks kombatan GAM tersebut menjadi perkembangan yang patut diperhitungkan dalam dinamika politik di Geumpang.

Rival menambahkan kehadiran figur yang memiliki pengalaman panjang, baik dalam perjuangan maupun kepemimpinan di tingkat gampong, diyakini akan memberikan energi baru bagi PSI.

Baca Juga :  Lembaga Wali Nanggroe Aceh Verifikasi Batas Wilayah Dengan Sumatra Utara

“Saya melihat bergabungnya Pak Abet Idris dan Pak Bahagia ZA tentu menjadi tambahan kekuatan bagi PSI di Pidie. Keduanya memiliki pengalaman, jaringan, dan kedekatan dengan masyarakat yang sudah terbangun selama bertahun-tahun. Ini menjadi modal politik yang tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujar rival.

“Dalam politik, perpindahan pilihan merupakan hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh elemen politik tetap mengedepankan persaingan yang sehat dan bersama-sama membangun Aceh, khususnya Geumpang,” tutup Rival.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Politik

PDIP Aceh Tegaskan Helmi N. Hakim Bukan Lagi Kader Sejak 2023

Politik

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodam IM Bentangkan Bendera Merah Putih 81 Meter di Banda Aceh

Politik

Febri Haska Putra Ditunjuk Sebagai Ketua Fraksi PKS DPRK Langsa

Politik

DPRK Lhokseumawe Soroti Kelemahan Sistem Desil dalam Penyaluran Bantuan Sosial

Politik

Abuya Habibie Waly Terpilih Aklamasi Jadi Ketum DPP PDA Periode 2026–2032

Politik

Partai NasDem Aceh Lakukan Reposisi Pengurus, Yunardi Natsir Jabat Sekretaris Baru

Politik

KIP Aceh Barat Rilis DPB Triwulan III 2026: Jumlah Pemilih Naik 177 Jiwa, Didominasi Generasi Milenial

Politik

Pemkab Pidie Buka Seleksi Terbuka Empat Jabatan Eselon II, Dinas Dikbud Diisi Lewat Uji Kompetensi