Takengon – Warga Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, dikejutkan oleh fenomena alam langka pada Sabtu (4/4/2026) sore. Sekitar pukul 16.35 WIB, butiran es jatuh dari langit atau yang secara lokal dikenal masyarakat Gayo sebagai “Uren Uah-Uah”, menyelimuti pekarangan rumah hingga area perkebunan kopi milik warga.
Peristiwa ini mendadak viral setelah sejumlah warga mengabadikan momen tersebut. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat butiran es berukuran kecil hingga sedang jatuh cukup deras, menghantam atap rumah dan dedaunan di kawasan dataran tinggi tersebut.
Secara teknis, fenomena ini terjadi akibat kondisi atmosfer yang tidak stabil. Awan cumulonimbus yang berkembang secara intens membawa partikel air ke lapisan udara yang sangat dingin hingga membeku, sebelum akhirnya jatuh ke bumi dalam bentuk butiran es.
Meskipun fenomena ini menjadi tontonan unik bagi sebagian warga—terutama anak-anak yang tampak antusias bermain es—kekhawatiran sempat muncul di kalangan petani. Mereka mengkhawatirkan dampak benturan butiran es terhadap kualitas tanaman kopi yang merupakan komoditas utama daerah tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan signifikan.
Kejadian ini menjadi pengingat akan dinamika cuaca ekstrem yang kerap terjadi di wilayah dataran tinggi seperti Aceh Tengah. Kondisi geografis dan perubahan suhu yang cepat menjadi faktor utama pemicu fenomena alam tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya selama masa peralihan musim. Pemerintah daerah juga diharapkan terus memperbarui informasi cuaca demi meminimalisir risiko dampak alam di masa mendatang.
Editor: Redaksi









