Home / Agama / Parlementarial

Jumat, 3 April 2026 - 13:55 WIB

Aceh Resmi Tuan Rumah MTQ Nasional 2028, Wakil Ketua Komisi VII DPRA: Momentum Kembalinya Marwah Serambi Mekkah

REDAKSI

Wakil Ketua Komisi VII DPRA saat memberikan tanggapan resmi di Gedung DPRA terkait penetapan Aceh sebagai tuan rumah MTQ Nasional 2028, Jumat (3/4/2026).

Wakil Ketua Komisi VII DPRA saat memberikan tanggapan resmi di Gedung DPRA terkait penetapan Aceh sebagai tuan rumah MTQ Nasional 2028, Jumat (3/4/2026).

Banda Aceh – Kabar membanggakan menyelimuti Provinsi Aceh di awal April ini. Setelah melalui proses panjang, Aceh secara resmi ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional Tahun 2028. Penetapan ini mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

​Wakil Ketua Komisi VII DPRA, dalam keterangannya pada Jumat (3/4/2026), menyatakan bahwa keputusan ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi masyarakat Aceh yang sudah merindukan momen tersebut selama puluhan tahun.

Baca Juga :  KIP Sampaikan Hasil Penetapan Gubernur Terpilih, Ketua DPRA: Akan Segera Diusulkan ke Presiden Melalui Mendagri

​”Kami sangat mengapresiasi dan bersyukur atas penetapan ini. Sudah 47 tahun berlalu sejak Aceh terakhir kali menjadi tuan rumah pada tahun 1981. Ini adalah momentum bagi kita untuk menunjukkan kembali marwah Aceh sebagai Serambi Mekkah di level nasional,” ujarnya.

​Menurutnya, penunjukan Aceh sebagai tuan rumah bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan panggung besar untuk memperkuat syiar Islam dan mempererat ukhuwah Islamiyah di seluruh nusantara. Ia menegaskan bahwa Komisi VII yang membidangi agama dan kebudayaan akan mengawal penuh persiapan ajang bergengsi ini.

Baca Juga :  Tgk Agam Desak DPRA Bentuk Pansus, Bongkar Dugaan Pengkhianatan Negara dalam Pengalihan Empat Pulau Aceh ke Sumut

​”Ini tanggung jawab besar. Kita harus mulai bersiap, baik dari segi infrastruktur, sarana prasarana, maupun kesiapan kafilah kita. Kami di DPRA akan memastikan dukungan kebijakan dan anggaran berjalan sinergis dengan Pemerintah Aceh agar penyelenggaraan nanti menjadi yang terbaik,” tambahnya.

​Selain aspek religi, Wakil Ketua Komisi VII juga menyoroti potensi kebangkitan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata religi dan UMKM yang akan bergerak saat ribuan tamu dari seluruh provinsi hadir di Aceh.

Baca Juga :  DPRA Desak Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Korban Banjir Aceh Tamiang

​”Dampak ekonominya akan sangat terasa bagi masyarakat. Kita ingin tamu yang datang nanti tidak hanya terkesan dengan kemegahan acara, tetapi juga dengan keramahan dan kenyamanan Aceh yang damai dalam bingkai syariat,” pungkasnya.

​Penetapan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh elemen masyarakat di Aceh untuk berbenah dan menyukseskan perhelatan MTQ Nasional ke-32 pada tahun 2028 mendatang.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Anggota DPRA Ngohwan: Pastikan Stok BBM Aman, Jangan Sampai Pemudik Antre Lama di SPBU

Parlementarial

DPRK Usul Lahan Eks Hotel Aceh dan Geunta Plaza Jadi Ruang Terbuka Hijau

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Serap Aspirasi Disabilitas Lewat RDPU: Wujudkan Akses Publik, Pendidikan & Kerja yang Setara

Agama

Wagub Fadhlullah Hadiri Maulid Nabi di Balee Jeumala, Bahas Isu Sosial Bersama Ulama

Parlementarial

Ketua DPRK Aceh Besar Apresiasi Langkah Eksekutif Membuat APBK “On The Track”.

Parlementarial

Komisi I DPRA Bahas Qanun Ketertiban Umum Aceh

Parlementarial

Ketua DPRK Banda Aceh Kecam Keras Kekerasan Anak di Day Care Syiah Kuala, Desak Evaluasi Total

Berita

Tim Pansus DPRK Aceh Besar Kaji Perubahan Status Hutan Lindung