Home / Daerah

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:51 WIB

Gempa M 5,6 Guncang Simeulue, Berpusat di Laut Tenggara Sinabang

Redaksi

Peta lokasi gempa bumi magnitudo 5,6 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Sinabang, Kabupaten Kepulauan Simeulue, Aceh, Minggu (8/3/2026). Gempa berpusat di laut sekitar 63 kilometer dari Sinabang dengan kedalaman 10 kilometer menurut data BMKG.

Peta lokasi gempa bumi magnitudo 5,6 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Sinabang, Kabupaten Kepulauan Simeulue, Aceh, Minggu (8/3/2026). Gempa berpusat di laut sekitar 63 kilometer dari Sinabang dengan kedalaman 10 kilometer menurut data BMKG.

Sinabang – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah tenggara Kota Sinabang, Kabupaten Kepulauan Simeulue, Aceh, pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 13.05 WIB. Getaran gempa sempat dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah sekitar, meskipun hingga saat ini belum dilaporkan adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada koordinat 1,90 derajat Lintang Utara dan 96,40 derajat Bujur Timur. Pusat gempa berada di laut dengan jarak sekitar 63 kilometer di tenggara Kota Sinabang, ibu kota Kabupaten Kepulauan Simeulue.

BMKG juga menyebutkan bahwa gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut. Kedalaman yang relatif dangkal ini membuat getaran gempa dapat dirasakan di beberapa wilayah sekitar pusat gempa, terutama di daerah pesisir dan permukiman warga di Pulau Simeulue.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Aceh Sambut Kedatangan Duta Besar Bahrain di Bandara SIM

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut. Aparat pemerintah daerah bersama instansi terkait masih terus melakukan pemantauan serta mengumpulkan informasi dari masyarakat di berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Simeulue.

Sejumlah warga di Kota Sinabang mengaku sempat merasakan getaran gempa selama beberapa detik. Getaran tersebut membuat sebagian masyarakat keluar dari rumah untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman. Namun situasi secara umum dilaporkan tetap kondusif dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal setelah gempa mereda.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda hadiri rapat paripurna DPR Aceh. 

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Masyarakat juga diminta untuk selalu mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BMKG maupun pemerintah daerah setempat.

Selain itu, masyarakat diingatkan agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi yang beredar di media sosial. Informasi awal mengenai gempa bumi biasanya bersifat sementara dan dapat berubah setelah dilakukan analisis lebih lanjut oleh BMKG.

Wilayah Aceh sendiri dikenal sebagai daerah yang memiliki aktivitas kegempaan cukup tinggi karena berada di zona pertemuan lempeng tektonik besar dunia. Kondisi ini membuat wilayah tersebut rentan terhadap gempa bumi, baik yang terjadi di darat maupun di laut.

Baca Juga :  Hari Kedua di Barsela, Marlina Kembali Turun Kampung Jemput Data Warga Miskin Calon Penerima Rumah Layak Huni

Karena itu, edukasi mengenai kesiapsiagaan bencana terus digalakkan oleh pemerintah dan berbagai lembaga terkait agar masyarakat dapat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi, sehingga potensi risiko dapat diminimalkan.

Hingga saat ini, BMKG memastikan gempa yang terjadi di tenggara Sinabang tersebut tidak berpotensi tsunami. Namun pemantauan terhadap aktivitas seismik di wilayah tersebut tetap dilakukan secara intensif guna memastikan perkembangan kondisi di lapangan.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Brigjen Ari Wahyu Widodo Jadi Pemateri pada Raker PLN UID Aceh

Daerah

Pengurus PWI Nagan Raya Silaturahmi ke Kantor Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Jeuram

Aceh

Pulihkan Psikologis Anak, Ketua Persit KCK Daerah IM Hadirkan Trauma Healing Pasca Bencana

Daerah

Dua Bulan Pasca Banjir Bandang, Warga Tepin Pukat Masih Krisis Air Bersih

Daerah

Kapolda Panen 24,5 Ton Jagung pada Kuartal III di Aceh Jaya
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM bersama Komandan Lanud Iskandar Muda Kolonel Pnb, Hartarno Edi Sasmoyo, M.Han melakukan Penandatanganan peresmian Kanopi Masjid Al Muhajirin dan renovasi shelter lapangan tembak Yupiter Lanud SIM, Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (08/01/2025).

Daerah

Pj Bupati Aceh Besar bersama Danlanud SIM Resmikan Renovasi Kanopi Masjid Al Muhajirin Blang Bintang

Daerah

Bupati Aceh Besar Siap Jalankan Program Pemerintah yang Menyentuh Kebutuhan Rakyat

Daerah

Korban Longsor Aceh Tengah Ditemukan, Total Korban Meninggal Capai 561 Orang