Home / Parlementarial

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:21 WIB

Penataan Taman Sari dan lapangan SMEP masuk tahap perencanaan, Dewan Apresiasi Walikota Illiza

REDAKSI

Anggota Komisi 1 DPRK Banda Aceh, Teuku Arief Khalifah (kiri), saat memberikan keterangan terkait dukungan legislatif terhadap proyek revitalisasi Taman Sari dan Lapangan SMEP Peunayong dalam APBK 2026.

Anggota Komisi 1 DPRK Banda Aceh, Teuku Arief Khalifah (kiri), saat memberikan keterangan terkait dukungan legislatif terhadap proyek revitalisasi Taman Sari dan Lapangan SMEP Peunayong dalam APBK 2026.

Banda Aceh — Anggota Komisi 1 DPRK Banda Aceh Teuku Arief Khalifah menyampaikan apresiasi ke Walikota Banda Aceh dengan di mulainya pekerjaan perencanaan bagi Penataan Taman Sari sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Revitalisasi ini merupakan salah satu rencana yang tertampung dalam Visi Misi Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal. Dan sebenarnya sejak tahun 2025 lalu Anggaran untuk peningkatan fungsi dan penataan Taman Sari sudah di plot kan untuk dapat dilaksanakan di tahun 2026 ini, dan alhamduillah telah mulai berproses.

Baca Juga :  Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Luncurkan Program SAPA untuk Serap Aspirasi Warga

Arief menyampaikan bahwa pelaksaan pekerjaan perencanaan nya sudah dalam tahap lelang untuk kemudian akan dilaksanakan penataan nya di pertengahan tahun.

“Jadi ya Alhamdulillah perencanaan penataan ini dapat segera di mulai, menurut informasi yang saya terima penataan wilayah ini akan lebih memaksimal kan penggunaan ruang-ruang sebagai sarana publik dan memodernkan sarana dan prasarana yang saat ini ada di Taman Sari. Saya juga optimis kegiatan fisik nya dapat dikejar dalam tahun 2026 ini seperti yang tercantum dalam dokumen APBK tahun Anggaran 2026, ujar Arief.

Baca Juga :  Asa PPPK Penuh Waktu akan Dibawa DPR Aceh ke KemenPANRB

Arief juga menjelaskan PUPR sebagai OPD pelaksana pastinya sudah mempersiapkan segala aspek dalam menyerap aspirasi warga Kota bahkan akan membuka ruang bagi para ahli tata kota dalam tahap perencanaan nya.

“Saya melihat dalam dokumen anggaran kegiatan ini sudah tercantum kegiatan-kegiatan seperti Forum Group Discussion (FGD), studi kelayakan, Dokumen Lingkungan bahkan Amdal Lalin. Jadi secara administratif PUPR akan membuka semua ruang agar masyarakat, akademisi dan stakeholder bisa terlibat dalam revitalisasi ini. Terlebih selain fungsi nya sebagai RTH, Taman Sari juga punya sejarah dari masa Kesultanan Aceh” ujar Politisi Gerindra ini.

Baca Juga :  Ketua DPRK Aceh Besar Apresiasi Langkah Eksekutif Membuat APBK “On The Track”.

Arief melanjutkan bahwa dirinya optimis Illiza akan mampu merubah wajah kota dengan memperhitungkan fungsi ekologis, ruang publik sekaligus ruang hijau.

“Bukan hanya Taman Sari yang perencanaan nya sudah dalam tahap lelang, tapi juga lapangan SMEP Peunayong yang sudah bertahun tahun tidak tersentuh. Jadi ya saya optimis lah kedua lokasi tersebut akan dapat di manfaatkan sebagai ruang terbuka bagi warga Kota Banda Aceh” ujar nya.

Editor: redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

DPRK Banda Aceh : Fraksi Gerindra Dukung RPJM Yang Berorientasi Pada Masyarakat

Parlementarial

DPRA Gelar RDPU, Bahas Rancangan Qanun Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat

Daerah

Seluruh Fraksi DPRK Aceh Besar Sepakat Raqan RPJMD Tahun 2025-2029 Ditetapkan Jadi Qanun

Parlementarial

DPR Aceh Desak Pansus Usut Lambatnya Bantuan Korban Banjir

Parlementarial

Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Soroti Peran Strategis Majlis Taklim

Parlementarial

Warga Keluhkan Pemadaman Listrik Tak Merata, DPRK Banda Aceh Desak PLN Berlaku Adil

Parlementarial

Komisi II DPRA Identifikasi Dampak Bencana Hidrometeorologi, Susun Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Parlementarial

Irwansyah: Gerindra Lahir untuk Rakyat dan Terus Berjuang Bersama Rakyat