Home / Nasional / Pemerintah Aceh

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:44 WIB

Gubernur Mualem Bahas Tindak Lanjut Pembangunan Terowongan Geurutee dan Jalan Tol dengan Menteri PU

REDAKSI

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf melakukan pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, di Ruang Rapat Menteri PU, di Kementerian PU RI, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Oktober 2025. Foto : Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf melakukan pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, di Ruang Rapat Menteri PU, di Kementerian PU RI, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Oktober 2025. Foto : Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Jakarta — Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, melakukan pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Selasa 28/10. Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut pembangunan Terowongan Geurutee dan progres proyek jalan tol di Aceh.

Dalam pertemuan itu, Gubernur yang akrab disapa Mualem itu menyampaikan langsung kepada Menteri PU tentang pentingnya pembangunan Terowongan Geurutee sebagai jalur penghubung strategis antara kawasan Aceh Besar dan Aceh Jaya yang selama ini menjadi lintasan utama menuju wilayah pantai barat-selatan Aceh.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Ajak Alumni Aceh Malang Berperan Aktif Bangun Aceh

“Kami memohon dukungan Bapak Menteri agar proyek terowongan Geurutee dapat segera ditindaklanjuti. Ini akan sangat membantu kelancaran transportasi masyarakat dan mengurangi risiko kecelakaan di jalur tersebut,” ujar Mualem.

Mualem menjelaskan, kondisi jalan Geurutee yang berliku dan bertopografi curam kerap menyebabkan kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan. Karena itu, pembangunan terowongan menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keselamatan dan konektivitas antarwilayah.

Selain itu, Gubernur juga meminta perhatian terkait kelanjutan pembangunan jalan tol di Aceh, yang saat ini baru tersambung pada ruas Sigli–Banda Aceh (Sibanceh). Mualem berharap agar tahapan berikutnya segera dilanjutkan menuju wilayah timur dan barat Aceh demi mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

Baca Juga :  Lantik Pengurus IOF Aceh 2025–2029, Pemerintah Dorong Sinergi Off-Road untuk Wisata dan Kemanusiaan

Sementara itu Menteri PU Dody Hanggodo menyambut baik usulan dan komitmen Pemerintah Aceh tersebut. Ia menegaskan bahwa Kementerian PU terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Aceh sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami memahami pentingnya proyek ini bagi masyarakat Aceh. Pembangunan terowongan Geurutee dan kelanjutan jalan tol akan kami tindak lanjuti dalam perencanaan teknis dan tahapan pembangunan berikutnya,” kata Menteri PU.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Hadiri Wisuda Dayah Jeumala Amal, Dorong Santri Menjadi Pemimpin dan Kenang Masa-masa Menjadi Santri

Pertemuan antara Gubernur Aceh dan Menteri PU tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi lintas kementerian dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di wilayahnya.

Dengan terealisasinya proyek terowongan Geurutee dan jaringan jalan tol, diharapkan akses transportasi di Aceh semakin lancar, aman, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh kawasan provinsi tersebut.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Wagub Aceh Dorong Percepatan Data Pascabencana

Berita

Gubernur Aceh dalam Kondisi Sehat dan Baik

Nasional

Menulis untuk Masa Depan: 39 dari 40 Buku Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Resmi Terdaftar HAKI

Nasional

Bertemu Menteri Amran, Bupati Aceh Besar Fokus Perkuat Sektor Pertanian

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Minta Bantuan Menhan Mobilisasi Nasional Bantu Percepat Penanganan Bencanaceh

Nasional

Polsek Mamajang Gelar Patroli Jelang Buka Puasa, Tiga Motor Tanpa Plat Diamankan

Berita

Wagub Fadhlullah Hadiri Wisuda Dayah Jeumala Amal, Dorong Santri Menjadi Pemimpin dan Kenang Masa-masa Menjadi Santri

Berita

Pemerintah Aceh Resmikan Layanan Fetomaternal dan Rehabilitasi Anak Berkebutuhan Khusus di RSIA