Home / Peristiwa

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:16 WIB

Hujan Deras Picu Banjir di Palok Gayo Lues, Warga Mengungsi dan Jalan Nasional Lumpuh

REDAKSI

Kondisi ruas jalan nasional Blangkejeren–Kutacane yang terendam banjir dan lumpur akibat hujan deras di Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (4/2/2026) malam.

Kondisi ruas jalan nasional Blangkejeren–Kutacane yang terendam banjir dan lumpur akibat hujan deras di Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (4/2/2026) malam.

Blangkejeren – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues sejak Rabu (4/2/2026) malam kembali memicu kekhawatiran warga, khususnya di Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren. Debit air sungai yang meningkat pesat menyebabkan banjir merendam permukiman warga, sehingga sebagian masyarakat terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Pantauan di lapangan menunjukkan, air mulai meluap ke rumah-rumah warga setelah hujan dengan intensitas tinggi turun selama beberapa jam tanpa henti. Kondisi ini membuat warga was-was, mengingat banjir sebelumnya juga sempat melanda wilayah tersebut. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sejumlah warga memilih mengungsi ke masjid serta bangunan lain yang berada di dataran lebih tinggi.

Baca Juga :  Liburan Berujung Duka, Remaja Aceh Besar Hilang di Laut

“Air naik cukup cepat setelah hujan deras. Kami takut terjadi banjir besar seperti sebelumnya, jadi sebagian warga langsung mengamankan diri,” ujar salah seorang warga Palok.

Tidak hanya berdampak pada permukiman, banjir juga mengganggu akses transportasi utama di wilayah tersebut. Ruas jalan nasional yang menghubungkan Blangkejeren dengan Kutacane dilaporkan lumpuh total akibat terendam banjir dan dipenuhi material lumpur bercampur bebatuan yang terbawa arus deras.

Baca Juga :  Aspal Jembatan Kembar Peureulak Terancam Ambruk, Warga Khawatir Keselamatan Pengguna Jalan

Akibat kondisi tersebut, arus lalu lintas dari dan menuju Blangkejeren terpaksa terhenti. Sejumlah kendaraan yang melintas tidak dapat melanjutkan perjalanan karena badan jalan tertutup lumpur tebal dan genangan air, sehingga sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport Ditemukan di Hutan Bantimurung Maros

Hingga Rabu malam, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Namun warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, baik evakuasi warga terdampak maupun pembersihan material banjir di ruas jalan nasional.

Warga juga diminta tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi dan berisiko menimbulkan banjir susulan di wilayah rawan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Jalur Penghubung Aceh Tengah-Pidie Putus Total Akibat Longsor di Gunong Pijut

Berita

Angin Kencang Landa Aceh Besar,Pohon Tumbang di Tiga Lokasi

Peristiwa

Angin Kencang Porak- Porandakan Rumah Warga Lhoong

Peristiwa

Pria 60 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Gubuk Kebun Kemiri Aceh Tenggara

Internasional

Pagi Ini Mindanao Filipina Berguncang 7,8 SR: Indonesia Masuk Zona Peringatan Tsunami

Peristiwa

Mobil Jip Tanpa Pengemudi Meluncur Tabrak Gerobak Hingga Rumah di Sukabumi, 5 Orang Luka-Luka

Peristiwa

Ibu Rumah Tangga Diterkam Buaya Saat Cari Lokan di Sungai Luan Boya

Peristiwa

Operasi SAR Erupsi Gunung Dukono Berakhir: Seluruh Korban Hilang Berhasil Dievakuasi