Home / Parlementarial

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kawal Revisi UUPA dan Dana Otsus di Jakarta, Salihin: Ini Demi Masa Depan Aceh

REDAKSI

Wakil Ketua III DPRA, Salihin, saat memberikan keterangan kepada awak media setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Selasa (26/5/2026). Salihin menegaskan pentingnya pengawalan revisi UUPA dan keberlanjutan dana Otsus demi masa depan Aceh.

Wakil Ketua III DPRA, Salihin, saat memberikan keterangan kepada awak media setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Selasa (26/5/2026). Salihin menegaskan pentingnya pengawalan revisi UUPA dan keberlanjutan dana Otsus demi masa depan Aceh.

Banda Aceh — Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Salihin, menegaskan bahwa pembahasan revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) dan keberlanjutan dana Otonomi Khusus (Otsus) di Jakarta bukan sekadar agenda formalitas. Menurutnya, perjuangan ini sangat krusial karena menentukan arah masa depan Bumi Serambi Mekkah.

​Hal tersebut disampaikan Salihin saat ditemui awak media setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda pada Selasa (26/5/2026). Ia menilai pembahasan di tingkat pusat merupakan momentum penting untuk memastikan kepentingan Aceh tetap menjadi prioritas nasional.

​“Yang sedang diperjuangkan ini bukan hal kecil. Ini menyangkut bagaimana Aceh ke depan tetap punya kekuatan untuk membangun, bagaimana pembangunan terus berjalan, dan bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaat yang lebih baik,” ujar Salihin.

Baca Juga :  DPRK Banda Aceh Minta Pemerintah Beri Perlakuan Khusus untuk Tambang Galian C

​Sinergi Pemimpin Aceh di Tingkat Pusat

​Agenda strategis di Jakarta ini tidak hanya dikawal oleh pihak legislatif. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah tokoh kunci Aceh turut hadir langsung, di antaranya:

​Muzakir Manaf (Gubernur Aceh)

​Zulfadhli (Ketua DPRA)

​Sejumlah anggota DPRA dan unsur Pemerintah Aceh lainnya.

​Menurut Salihin, kehadiran bersama berbagai unsur pemerintahan ini menjadi bukti nyata keseriusan Aceh dalam memperjuangkan hak-hak daerah di tingkat nasional. Ia menekankan bahwa dampak dari revisi UUPA dan dana Otsus ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Anggota DPRA Minta Pemerintah Aceh Selesaikan Masalah Pembebasan Lahan Pabrik Semen

​“Yang diperjuangkan ini bukan untuk hari ini saja, tetapi untuk masa depan Aceh. Kita ingin pembangunan tetap berjalan, kesempatan semakin terbuka, dan masyarakat merasakan kesejahteraan yang lebih baik,” tuturnya.

​Fokus pada Kewenangan Kekhususan Aceh

​Lebih lanjut, Salihin menjelaskan bahwa poin krusial yang dibahas di Jakarta tidak melulu soal aliran dana pembangunan, melainkan juga tentang kedaulatan politik dan hukum daerah.

Baca Juga :  Naisabur, Wakil Ketua DPRK Apresiasi Capaian Polres Aceh Besar Sepanjang Tahun 2024  

​“Ini bukan hanya persoalan Otsus. Ada hal yang sama pentingnya, yakni bagaimana kewenangan Aceh tetap diperkuat dan dijaga. Karena pada akhirnya, semua ini bermuara pada satu tujuan, yaitu memastikan Aceh bisa membangun lebih baik untuk rakyatnya,” pungkas Salihin.

​Sebelum meninggalkan area bandara, Salihin pun menitipkan pesan dan memohon dukungan moral dari seluruh lapisan masyarakat agar ikhtiar bersama ini membuahkan hasil yang maksimal.

​“Mohon doa seluruh rakyat Aceh. Mudah-mudahan apa yang sedang diperjuangkan ini membawa manfaat besar bagi daerah kita,” tutupnya. (R)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Soroti Peran Strategis Majlis Taklim

Parlementarial

Ketua DPRK Aceh Besar Apresiasi Langkah Eksekutif Membuat APBK “On The Track”.

Ekonomi

Komisi III DPRA Panggil Pengusaha BBM, Kejar Pendapatan Aceh dari PBBKB

Parlementarial

DPR Aceh dan Polda Bersinergi Untuk Aceh Yang Lebih Baik

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Beri Dukungan Penuh ke Wali Kota Tegakkan Syariat Islam

Parlementarial

Komisi III DPR Aceh Ucapkan Selamat atas Pelantikan Kepala BPMA

Parlementarial

DPRA Terima Kunjungan Banmus DPRD Batu Bara, Bertukar Pandangan Tingkatkan Tata Kelola Agenda Kelembagaan

Parlementarial

Blackout Massal Landa Aceh-Sumatera, Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh Kritik PLN Minim Informasi