Home / Parlementarial

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:52 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Tantang Duta Kampus USK 2026: Turun ke Masyarakat, Bukan Menara Gading

REDAKSI

Ketua DPRK Banda Aceh jadi narasumber utama Pemilihan Duta Kampus USK 2026 di Aula VIP AAC Dayan Dawood, Rabu 17/5/2026.

Ketua DPRK Banda Aceh jadi narasumber utama Pemilihan Duta Kampus USK 2026 di Aula VIP AAC Dayan Dawood, Rabu 17/5/2026.

Banda Aceh – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh hadir langsung sebagai narasumber utama dalam ajang bergengsi Pemilihan Duta Kampus Universitas Syiah Kuala (USK) 2026. Kegiatan yang mempertemukan para mahasiswa bertalenta ini berlangsung khidmat di Aula VIP AAC Dayan Dawood, kampus USK, Kopelma Darussalam, Rabu (17/05/2026).

Dalam memotivasi para finalis dan mahasiswa yang hadir, Ketua DPRK memaparkan berbagai gagasan strategis mengenai arah kepemimpinan masa depan, peran aktif kontribusi pemuda, serta urgensi melahirkan kaum intelektual yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap masyarakat.

Menantang Pemuda Jadi Agen Perubahan

Di hadapan puluhan finalis Duta Kampus USK, Ketua DPRK menekankan bahwa pemuda adalah aset terbesar yang dimiliki oleh daerah. Menurutnya, menjadi seorang duta kampus bukan sekadar tentang penampilan atau pemenang sebuah kompetisi, melainkan tentang bagaimana memikul tanggung jawab moral sebagai representasi dari generasi berpendidikan.

Baca Juga :  Ketua DPR Aceh Zulfadhli Baca Teks Proklamasi

“Duta Kampus harus mampu menjadi jembatan antara dunia akademik dan realitas sosial di masyarakat. Kita tidak butuh menara gading yang menjauhkan mahasiswa dari rakyat, kita butuh pemuda yang turun tangan membawa solusi,” tegas Ketua DPRK Banda Aceh dalam paparannya.

Ia juga menambahkan bahwa tantangan zaman yang semakin dinamis menuntut pemuda untuk adaptif, inovatif, dan berani mengambil peran dalam ruang-ruang publik. Kepemimpinan yang kuat, lanjutnya, lahir dari proses penempaan diri yang konsisten di organisasi maupun lingkungan kampus.

Baca Juga :  DPRA Setujui Rancangan Qanun Prolega Prioritas Aceh Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna

Poin Utama Gagasan Ketua DPRK Banda Aceh

Dalam sesi diskusi interaktif, Ketua DPRK membedah tiga pilar utama yang harus dimiliki oleh generasi muda dan calon Duta Kampus USK:

Kepemimpinan Berkarakter (Character-Driven Leadership): Pemimpin masa depan wajib memiliki integritas, moralitas yang kokoh, serta visi yang berorientasi pada kepentingan publik.

Kontribusi Nyata Pemuda: Pemuda diharapkan tidak apatis terhadap kebijakan publik dan pembangunan daerah. Partisipasi aktif dalam bentuk gagasan kritis maupun aksi sosial sangat dinantikan oleh masyarakat.

Intelektual Peduli Rakyat: Gelar akademis tinggi tidak akan berdampak besar jika tidak diiringi dengan empati. Mahasiswa harus peka terhadap isu-isu kemiskinan, pendidikan, dan kesejahteraan di sekeliling mereka.

Apresiasi dari Pihak Kampus

Baca Juga :  Ketua DPRA dan Wakil Gubernur Aceh Bersatu Kembali, Abu Razak: Mari Bangun Aceh Bersama

Kehadiran Ketua DPRK Banda Aceh ini mendapat sambutan hangat dari jajaran rektorat, panitia pelaksana, serta seluruh civitas akademika USK yang memadati Aula VIP AAC Dayan Dawood. Pihak universitas menilai pandangan dan motivasi dari tokoh legislatif tersebut sangat relevan dalam membentuk pola pikir mahasiswa agar siap terjun ke masyarakat pasca-kuliah.

Pemilihan Duta Kampus USK 2026 ini diharapkan tidak hanya melahirkan ikon baru bagi universitas, tetapi juga mencetak kader-kader pemimpin muda Aceh yang berwawasan luas, berbudaya, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat penghargaan kepada Ketua DPRK Banda Aceh sebagai bentuk apresiasi atas ilmu dan motivasi yang telah dibagikan. (Adv)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

DPRA Minta Pemerintah Aceh Perjuangkan PengembalianTanah Blang Padang

Parlementarial

Komisi II DPRA Dorong Perubahan Qanun Perikanan Aceh Untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Daerah

Wakil Ketua DPRK Daniel Abdul Wahab Minta Dishub Operasional Kembali Transkutaraja dan Tambah Rute Baru

Parlementarial

Bunda Salma Kecam Keras Pengeroyokan Tokoh Masyarakat Aceh di Mapolda Metro Jaya

Parlementarial

Komisi 1 DPRA Minta Pemerintah Diraja Malaysia Usut Tuntas Kasus Penembakan Warga Aceh

Parlementarial

DPRA Akan Layangkan Surat Ke Polda Aceh Untuk Klarifikasi Kasus Pokja BPBJ

Parlementarial

Viral Kasur Berbelatung, Bunda Salma Desak Manajemen RSUD Cut Meutia Segera Berbenah

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Dukung Pembangunan TPST Regional Aceh