Home / Parlementarial

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:48 WIB

Ketua DPRK dan Wali Kota Terima WTP, yang ke-18 Kali Berturut-turut Dari BPK RI

REDAKSI

Banda Aceh kembali raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Aceh untuk ke-18 kalinya secara berturut-turut. Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Aceh Andri Yogama kepada Wali Kota Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, didampingi Ketua DPRK Irwansyah ST & Sekda Jalaluddin di Gedung BPK Aceh, Kamis 4/6/2026.

Banda Aceh kembali raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Aceh untuk ke-18 kalinya secara berturut-turut. Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Aceh Andri Yogama kepada Wali Kota Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, didampingi Ketua DPRK Irwansyah ST & Sekda Jalaluddin di Gedung BPK Aceh, Kamis 4/6/2026.

Banda Aceh – Banda Aceh kembali menorehkan prestasi di bidang pengelolaan keuangan daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Capaian ini menjadi yang ke-18 kalinya secara berturut-turut diterima oleh Banda Aceh.

Opini WTP tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Andri Yogama SE, MM, Ak, kepada Wali Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE, yang didampingi Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, ST.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dilakukan di Gedung BPK RI Perwakilan Aceh, Banda Aceh, Kamis (4/6/2026).

Selain itu, dalam penyerahan itu juga hadir Sekda banda Aceh, Ir Jalaluddin beserta jajarannya.

Raihan opini WTP ke-18 secara berturut-turut ini menjadi bukti konsistensi dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola keuangan daerah yang baik sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Baca Juga :  Ketua DPRA dan Plt Sekda Bahas Sumbatan Realisasi APBA 2025

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST bersyukur atas Keberhasilan Banda Aceh mempertahankan prestasi di bidang pengelola keuangan tersebut.

“Ini menjadi bukti kolaborasi yang terbangun saat ini antara eksekutif, legislatif dan unsur-unsur pemerintah lainnya mendapat penilaian yang positif,” ujar Irwansyah.

Katanya, torehan ini juga menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan di Banda Aceh sudah akuntable. “Ini adalah instrumen yang dipakai oleh negara untuk mengukur bahwa pengelolaan keuangan sebuah daerah baik atau tidak,” katanya.

Irwanyah menambahkan, dengan WTP ini menunjukkan jika arah pembangunan dan pengelolaan anggaran negara di Banda Aceh sudah on the track. Ini menjadi modal positif untuk melanjutkan pembangunan, mengubah kota menjadi lebih baik, dengan berbagai program pembangunan.

Baca Juga :  Komisi III DPR Aceh Ucapkan Selamat atas Pelantikan Kepala BPMA

“Prestasi ini patut disyukuri, karena mampu kita pertahankan di tengah kita beberapa kali mengalami defisit. Kini secara perlahan defisit itu sudah jauh berkurang dan kita menuju kondisi yang normal InsyaAllah. Ini berkat kolaborasi yang baik. Kondisi yang normal itu saat defisit sudah mulai sangat minim dan bisa kita cegah,” ujar Irwansyah.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menghadiri langsung kegiatan tersebut dan mendapat kepercayaan untuk menyampaikan sambutan mewakili 12 pemerintah kabupaten/kota di Aceh yang menerima LHP.

Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan bahwa meskipun setiap daerah memiliki sasaran dan prioritas pembangunan yang berbeda, seluruh pemerintah daerah memiliki tujuan yang sama dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan mewujudkan tata kelola keuangan yang baik.

Baca Juga :  DPRK Banda Aceh Bersuara: Gas Andaman Harus untuk Aceh Dulu

“Setiap daerah tentu memiliki target pembangunan yang berbeda. Namun, menjaga stabilitas daerah serta mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan yang baik merupakan tujuan bersama yang harus terus kita jaga,” ujar Illiza.

Menurutnya, WTP yang kembali diraih Pemerintah Kota Banda Aceh bukan sekadar prestasi administratif, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mengelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel.

“Alhamdulillah, Kota Banda Aceh kembali memperoleh opini WTP untuk yang ke-18 kalinya secara berturut-turut. Capaian ini menjadi landasan bagi Pemko Banda Aceh untuk terus menjaga amanah masyarakat dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” pungkas Illiza. [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Ketua DPRK Irwansyah Audiensi HTMG USK, Dorong Riset Geofisika untuk Mitigasi Bencana Banda Aceh

Parlementarial

RESPONS Cepat KELUHAN WARGA: WAKIL KETUA I DPRK BANDA ACEH TINJAU LANGSUNG PROYEK DRAINASE DAN JALAN

Parlementarial

DPRA Bakal Panggil BKA Untuk Melihat Database Tenaga Non-PNS

Parlementarial

Komisi II DPRA Identifikasi Dampak Bencana Hidrometeorologi, Susun Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Parlementarial

Bahas LKPJ TA 2025, Komisi II DPRK Banda Aceh Gelar Rapat Evaluasi Mendalam Bersama DPPKP

Parlementarial

Anggota DPRA Khalid Salurkan Gaji Pokok untuk 1.000 Anak Yatim/Piatu di Pidie dan Pidie Jaya

Parlementarial

Anggota DPRA Muhammad Rizky Minta BNPB Perhatikan Korban Banjir Penyewa Rumah di Aceh Tamiang

Parlementarial

Anggota DPRA Dapil Wilayah 8 Bahas Kegiatan Tahun 2025 di Aceh Tenggara