Home / Nasional

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:52 WIB

Longsor Bandung Barat Telan 7 Korban Jiwa, 82 Warga Masih Dicari

REDAKSI

Petugas gabungan melakukan pencarian korban tanah longsor yang menimbun permukiman warga di Kampung Babakan Cibudah, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026). BNPB mencatat tujuh orang meninggal dunia dan puluhan warga masih dalam pencarian.

Petugas gabungan melakukan pencarian korban tanah longsor yang menimbun permukiman warga di Kampung Babakan Cibudah, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026). BNPB mencatat tujuh orang meninggal dunia dan puluhan warga masih dalam pencarian.

Bandung Barat — Bencana tanah longsor kembali menelan korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak tujuh orang meninggal dunia akibat longsor yang melanda wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Hingga Sabtu pagi pukul 10.30 WIB, tim gabungan masih terus melakukan operasi pencarian terhadap 82 orang yang dilaporkan hilang, sementara 23 warga berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Proses evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, TNI-Polri, Basarnas, relawan, hingga masyarakat setempat.

BNPB menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah, setelah wilayah tersebut diguyur hujan berintensitas tinggi sejak malam hari. Curah hujan yang ekstrem menyebabkan lereng tanah di kawasan permukiman menjadi labil hingga akhirnya runtuh dan menimbun rumah-rumah warga yang berada di bawahnya.

Baca Juga :  Usai Kunker dari Istanbul, Menlu Sugiono Transit di Aceh

Material longsoran berupa tanah, batu, dan pepohonan menutup akses jalan serta menghancurkan sejumlah bangunan. Kondisi ini menyulitkan proses pencarian korban, terlebih cuaca di lokasi masih berpotensi hujan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bahwa selain korban meninggal dan selamat, bencana ini juga berdampak besar terhadap warga sekitar.

“Selain korban meninggal dunia, 23 jiwa dilaporkan selamat. Bencana ini berdampak terhadap sekitar 34 kepala keluarga atau 113 jiwa, sementara jumlah rumah terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  Satgas Yonif 112/DJ Ajarkan Wawasan Kebangsaan Dan Cinta Tanah Air Kepada Anak Papua

Ia menambahkan, fokus utama saat ini adalah pencarian korban yang masih tertimbun, penanganan warga terdampak, serta memastikan keselamatan tim di lapangan mengingat kondisi tanah yang masih labil.

Saat ini, Kabupaten Bandung Barat telah ditetapkan dalam Status Siaga Darurat Bencana meliputi banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, dan tanah longsor. Status tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Bandung Barat Nomor 100.3.3.2/Kep.359-BPBD/2025, yang berlaku sejak 1 Oktober 2025 hingga 30 April 2026.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025, yang berlaku mulai 15 September 2025 hingga 30 April 2026.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Sampaikan Selamat kepada Mendagri atas Anugerah Adat dari Wali Nanggroe

BNPB mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat berlangsung dalam durasi panjang. Warga juga diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah, seperti retakan di lereng atau bangunan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih terus dilakukan, dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan dan penanganan terhadap warga terdampak dapat berjalan optimal.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Bidhumas Polda Aceh Raih Dua Penghargaan dalam Rakernis Humas Polri 2026

Nasional

Banjir Meluas, Hampir Seluruh Kecamatan di Tapteng Terendam

Nasional

Senator Aceh: Tukin Dosen ASN Harus Disegerakan, Ini Darurat

Hukum

Polres Pesisir Barat Tegaskan Proses Hukum Kasus Kekerasan Antarwarga Tetap Berjalan Profesional

Nasional

Gubernur Jemput Kedatangan Presiden di Aceh, Ikut Dampingi Tinjau Lokasi Banjir

Nasional

Dansatgas Yonif 112/DJ Dampingi Kunjungan Kerja Pangkogabwilhan III Di Puncak Jaya

Berita

IWO Luncurkan ‘Gerakan 20 Ribu Rupiah’ Bantu Anggota Terdampak Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Perkuat Ketahanan Pangan Warga di Tinggi Nambut Papua Tengah