Home / Polri

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:13 WIB

Lumpur Banjir Jadi Media Tanam, Inovasi Kapolda Aceh Mulai Berbuah

REDAKSI

Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Kiri memantau pertumbuhan tanaman di lahan lumpur sisa banjir di Kampung Selamat, Aceh Tamiang. Tanaman tampak tumbuh subur sebagai hasil inovasi pemanfaatan lumpur banjir menjadi media tanam produktif.(26/01/2026).

Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Kiri memantau pertumbuhan tanaman di lahan lumpur sisa banjir di Kampung Selamat, Aceh Tamiang. Tanaman tampak tumbuh subur sebagai hasil inovasi pemanfaatan lumpur banjir menjadi media tanam produktif.(26/01/2026).

Kuala Simpang — Gagasan inovatif Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, dalam memanfaatkan lumpur sisa banjir bandang sebagai media tanam produktif mulai menunjukkan hasil nyata. Memasuki usia dua pekan, tanaman yang ditanam di atas tanah lumpur bekas banjir terpantau tumbuh subur dan berkembang dengan baik.

Perkembangan tersebut diketahui saat Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Kiri, Bripka Sukma Hadi, melakukan monitoring tanaman di lahan sisa lumpur banjir di Kampung Selamat, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah Lantik 114 Siswa Diktukba Polri di SPN Polda Aceh

Kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan kondisi pertumbuhan tanaman pascabencana sekaligus mengevaluasi efektivitas pemanfaatan lumpur banjir sebagai media tanam alternatif bagi masyarakat terdampak.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bibit tanaman tumbuh sehat dan subur. Temuan ini memperkuat bahwa lumpur sisa banjir, yang sebelumnya dianggap sebagai material sisa bencana, dapat diolah dan dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung kegiatan pertanian skala rumah tangga.

Inovasi tersebut merupakan bagian dari strategi pemulihan pascabencana yang dikembangkan Kapolda Aceh dengan pendekatan berkelanjutan dan berbasis lingkungan. Tujuannya mendorong pemanfaatan potensi lokal agar masyarakat terdampak mampu bangkit dan kembali produktif.

Baca Juga :  Diduga Gelapkan Emas, Dua Wanita Muda Ditangkap Polisi di Banda Aceh

Sebagai bentuk dukungan, Kapolda Aceh juga menyalurkan bantuan benih tanaman serta polibag kepada warga saat berkunjung ke Aceh Tamiang beberapa hari lalu. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat mengelola lahan pertanian dan perkebunan sederhana guna mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana.

Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat semata, tetapi harus berorientasi pada kemandirian masyarakat.

Baca Juga :  Antrean Panjang, Kapolresta Banda Aceh Cek Kendala di SPBU

“Kita ingin masyarakat tidak hanya pulih dari bencana, tetapi juga mampu bangkit dan kembali mandiri. Salah satunya dengan memanfaatkan tanah lumpur sisa banjir sebagai media tanam produktif. Ini bisa menjadi model pemulihan ekonomi berbasis lingkungan yang aplikatif dan berkelanjutan bagi wilayah terdampak bencana di Aceh,” ujarnya.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Olahraga

Satsamapta Juara Pertama dalam Turnamen Mini Soccer Kapolresta Banda Aceh Cup 2025

Polri

Kapolda Aceh Tinjau Pembangunan Jembatan Bailey untuk 7.000 Warga Lhok Cut

Polri

Kapolda Aceh Bukber dengan Awak Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Olahraga

Wakapolda Aceh Resmi Tutup Kejuaraan Badminton Kapolda Aceh Cup 2025

Polri

Bripda M. Dimas Pratama Personel SPN Polda Aceh Raih Medali Emas pada Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026

Polri

Kapolres Pidie Jaya Dampingi Satgas PRRP Tinjau Pemulihan Pascabencana

Polri

Satlantas Polres Lhokseumawe Tindak 66 Pengendara Berknalpot Brong Selama Operasi Keselamatan

Polri

Polda Aceh Ungkap 51,79 Gram Sabu di Bireuen, Dua Pelaku Ditangkap