Home / Nasional

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:25 WIB

Malam Isra Mikraj, Banjir Rendam Permukiman Warga Semarang

Redaksi

Banjir merendam ruas jalan dan permukiman warga di Kota Semarang, Kamis (15/1/2026), bertepatan dengan peringatan malam Isra Mikraj. Air meluap dengan arus deras akibat hujan intensitas tinggi, mengganggu aktivitas warga dan lalu lintas. Warga diimbau tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.

Banjir merendam ruas jalan dan permukiman warga di Kota Semarang, Kamis (15/1/2026), bertepatan dengan peringatan malam Isra Mikraj. Air meluap dengan arus deras akibat hujan intensitas tinggi, mengganggu aktivitas warga dan lalu lintas. Warga diimbau tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.

Semarang — Di saat umat Muslim tengah memperingati malam suci Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, warga Kota Semarang, Jawa Tengah, justru harus menghadapi ujian berat berupa musibah banjir. Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 15 Januari 2026, akibat intensitas hujan yang tinggi sejak siang hingga malam hari.

Pantauan di sejumlah titik menunjukkan debit air meningkat dengan cepat dan mengalir sangat deras. Luapan air tidak hanya merendam ruas jalan utama, tetapi juga masuk ke kawasan permukiman warga. Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu, lalu lintas tersendat, dan sebagian warga terpaksa bertahan di rumah masing-masing sambil menyelamatkan barang-barang berharga.

Baca Juga :  Wagub Aceh Temui Dua Menteri di Jakarta, Minta Dukungan Perpanjangan Dana Otsus

Beberapa wilayah yang berada di dataran rendah dilaporkan menjadi titik terparah genangan. Air setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa menggenangi rumah warga, sementara kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas. Kondisi ini diperparah oleh sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Pamitan dengan Penuh Hangat: Ketua TP PKK NTB Jamu Marlina Usman di Akhir Kunjungan

Meski banjir melanda, suasana malam Isra Mikraj tetap diwarnai doa dan kepasrahan. Warga berharap musibah ini segera berlalu dan air dapat surut secepatnya. Sejumlah masyarakat juga menggelar doa bersama, memohon keselamatan serta perlindungan dari Allah SWT bagi seluruh warga yang terdampak.

Pemerintah daerah bersama tim terkait terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan banjir. Masyarakat diminta mengutamakan keselamatan serta mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Berikan Amnesti kepada Hasto Kristianto,PDIP Sambut Baik

Musibah banjir yang terjadi di malam penuh makna ini menjadi pengingat bahwa cobaan dapat datang kapan saja. Solidaritas dan doa dari berbagai daerah pun mengalir untuk warga Semarang agar senantiasa diberi kekuatan dan keselamatan dalam menghadapi bencana ini.(**)

Editor: Mulyadi

Share :

Baca Juga

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Kodam Iskandar Muda gelar Bakti Sosial di Puncak Jaya

Nasional

Durasi Puasa Ramadan Berbeda di Tiap Negara, dari 11 hingga 16 Jam Lebih

Hukum

Polisi Amankan Lima Penyebar Hoaks Naiknya Air Laut saat Musibah Banjir, Masyarakat Diimbau tetap Tenang

Nasional

Komite Protes Ketentuan Perjanjian RI–AS yang Dinilai Lemahkan Ekosistem Pers

Nasional

Patroli Sambang Polsek Ternate, Lapas Perempuan Ternate Dipastikan Aman dan Kondusif

Berita

Komitmen Pemulihan dan Pencegahan Keberulangan Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat

Nasional

Cuaca Ekstrem Terjang Jateng, Banjir dan Longsor Dominasi Laporan BNPB

Nasional

Anwar Abbas Soroti Serangan AS–Israel ke Iran, Desak China dan Korea Utara Ambil Sikap