Home / Nasional

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Manajemen Posko Bencana Gempa Pemkab Sikka

REDAKSI

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi efektivitas manajemen Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik yang dikelola Pemkab Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026).

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi efektivitas manajemen Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik yang dikelola Pemkab Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026).

SIKKA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan apresiasi atas efektivitas dan kerapian manajemen posko tanggap darurat yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (19/8/2026).

Pujian tersebut disampaikan usai Mendagri mendengar paparan dari perwakilan Pemkab Sikka di Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik, Maumere. Tito menilai data yang disajikan sangat detail dan tersentralisasi, mulai dari sebaran titik pengungsian, jumlah pengungsi, kondisi terkini, alur bantuan masuk dan keluar, hingga status kebutuhan warga di tiap desa, kecamatan, serta wilayah pulau-pulau kecil seperti Pulau Palue.

Baca Juga :  Dansatgas Yonif 112/DJ Tinjau Progres Pembangunan Aula Merah Putih Serbaguna Untuk Anak Papua

Menurut Mendagri, sistem pendataan yang rapi dan terpusat merupakan bukti penanganan bencana yang berjalan baik. Namun, ia mengingatkan Pemda untuk tetap waspada mengingat perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi gempa susulan di Pulau Flores dalam kurun dua minggu hingga satu bulan ke depan.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Presiden Jerman, Prabowo Subianto Dorong Investasi Hijau dan Transisi Energi

Tito imbau agar pihak berwenang tidak memaksa warga yang memilih bertahan di luar rumah, tenda, atau tempat terbuka untuk kembali ke dalam bangunan. Pemda diminta fokus memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, seperti makanan dan minuman.

Di samping itu, Mendagri menekankan pentingnya pembaruan data secara terus-menerus terhadap kerusakan rumah, sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas kesehatan. Pendataan yang akurat akan mempermudah tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, di mana pemerintah pusat dipastikan akan turun tangan mendampingi hingga tuntas.

Baca Juga :  Resmikan Museum Marsinah, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Negara Lindungi Hak Buruh

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Kemendagri, Safrizal ZA, yang mendampingi Mendagri sejak 17 Agustus 2026, menambahkan bahwa kecepatan dan kevalidan data kerusakan—baik kategori ringan, sedang, maupun berat—sangat menentukan kecepatan penyaluran bantuan. Ia menggarisbawahi pentingnya peran kepala desa dalam melakukan pendataan yang cepat dan terperinci di lapangan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi Kamtibmas lewat Safari Ramadhan di DPRD

Nasional

Kemag Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Idul Fitri

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Perkuat Ketahanan Pangan Warga di Tinggi Nambut Papua Tengah

Hukum

Polisi Amankan Lima Penyebar Hoaks Naiknya Air Laut saat Musibah Banjir, Masyarakat Diimbau tetap Tenang

Berita

138 WNA di Bali Dideportasi Sepanjang 2024, Ini Kasusnya

Hukum

Kombes Andi Kirana Diperiksa Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Kabid TIK sebagai Pelaksana Tugas Kapolresta Banda Aceh

Nasional

Nasir Djamil Sebut Kakorlantas Mabes Polri dan Jajarannya Pejuang Kemanusiaan

Nasional

Kepala BPKA: Pemerintah Aceh Dukung Digitalisasi Keuangan Daerah