Home / Ekbis

Selasa, 15 September 2026 - 10:18 WIB

Menkeu Purbaya: Kondisi Keuangan Pemda Terjaga dengan Kas Rp 195,2 Triliun

REDAKSI

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kondisi keuangan pemda masih terjaga dengan kas Rp 195,2 triliun per 31 Agustus 2026.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kondisi keuangan pemda masih terjaga dengan kas Rp 195,2 triliun per 31 Agustus 2026.

JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kondisi keuangan pemerintah daerah (pemda) hingga akhir Agustus 2026 masih terjaga dengan baik.

Penilaian tersebut terlihat dari masih banyaknya stok kas pemerintah daerah di perbankan yang nilainya mencapai Rp 195,2 triliun.

“Kondisi keuangan daerah hingga 31 Agustus 2026 relatif cukup baik, mereka punya uang Rp 195,2 triliun,” tegas Purbaya saat menghadiri rapat kerja gabungan dengan Komite IV DPD RI pada Senin, 14 September 2026.

Dengan ketersediaan dana tersebut, Purbaya menilai pemda masih memiliki kapasitas yang memadai untuk terus memberikan pelayanan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  Ketua ASRI Minta Pengelolaan Makan Bergizi Gratis Tidak Dialihkan ke Kantin Sekolah

“Sejalan dengan hal tersebut, perlu diakselerasi untuk dieksekusi agar memberi manfaat yang optimal bagi perekonomian dan kualitas layanan di daerah,” kata Purbaya.

Monitoring Bulanan dan Penyaluran Bantuan Pusat

Purbaya menjelaskan, data kondisi keuangan pemda ini diperoleh melalui laporan bulanan yang diterimanya dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kecukupan dana pembangunan di tingkat daerah.

“Jadi kita di Kemenkeu walaupun TKD tahun ini dipotong, saya minta dirjen perimbangan keuangan untuk memonitor kondisi keuangan di daerah dan dilaporkan ke saya bulanan,” paparnya.

Baca Juga :  Dekranasda Aceh Besar Genjot UMKM Naik Kelas, Bidik Pasar Nasional Lewat Batik, Songket dan Anyaman Bili

Melalui monitoring bulanan ini, Kementerian Keuangan dapat mendeteksi lebih awal apabila mulai terjadi permasalahan keuangan di daerah. Jika indikasi masalah terlihat, ia mengaku siap segera melapor kepada presiden untuk menghadirkan kebijakan bantuan.

“Kita akan menghadap presiden untuk perbaiki keadaan itu. Sebagai contoh Agustus pak presiden salurkan bantuan dana pusat ke daerah sebesar Rp 20,5 triliun untuk daerah-daerah yang membutuhkan sesuai kondisi APBD daerahnya, itu belum dihitung dalam TKD,” ujar Purbaya.

“Tapi uang ke daerah kita selalu sediakan untuk memastikan tidak ada daerah yang terganggu. Tahun depan pun sama kita akan monitor seperti itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Simeulue Dorong Ekonomi Rakyat dan Usaha Lokal Lewat Area Car Free Day

Pesan Agar Dana Digunakan Optimal

Berkat mekanisme pengawasan keuangan pemda yang berjalan, Purbaya merasa percaya diri bahwa kondisi keuangan daerah akan terus menunjukkan perbaikan dari waktu ke waktu.

Kendati demikian, ia menitipkan pesan penting bagi para kepala daerah agar tidak menumpuk dana di bank.

“Tapi tolong dipesankan ke daerah, bapak-ibu jangan kebanyakan taruh uang di perbankan sehingga dampak ke ekonominya tidak terlalu terasa,” tuturnya. ***

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Lhokseumawe Terpilih Sebagai Lokasi Pembangunan ORF untuk Migas, Wali Kota Harapkan Manfaat Bagi Masyarakat Lokal

Ekbis

Peluang Karier Perbankan: Bank Mandiri Taspen Buka Lowongan Officer Development Program (ODP)

Ekbis

Pengembangan Temuan Gas Tangkulo Diproyeksikan Dialirkan ke Daratan Aceh Melalui Pipa Bawah Laut

Ekbis

Pertamina Patra Niaga Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi Per 1 September 2026 di Wilayah Sumbagut

Ekbis

Pemerintah Aceh Komitmen Ciptakan Kebijakan Strategis untuk Dongkrak Ekonomi

Ekbis

Pj Bupati Aceh Besar Kembali Fungsikan Rumah Potong Hewan Lambaro

Ekbis

Fadhil Ilyas Ditunjuk Kembali Sebagai Plt Direktur Utama Bank Aceh Dalam RUPSLB

Ekbis

Harga Emas Antam Mandek, Buyback Anjlok Tajam