Home / Pendidikan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:07 WIB

Murthalamuddin Ingatkan Sekolah Tak Takut Intimidasi Oknum Berkedok Wartawan dan LSM

REDAKSI

Kadisdik Aceh Murthalamuddin minta kepala sekolah takut intimidasi oknum wartawan dan LSM dalam proyek rehab rekon. Selama sesuai aturan, fokus kerja dan tolak tekanan, Kamis 21/05/2026

Kadisdik Aceh Murthalamuddin minta kepala sekolah takut intimidasi oknum wartawan dan LSM dalam proyek rehab rekon. Selama sesuai aturan, fokus kerja dan tolak tekanan, Kamis 21/05/2026

Banda Aceh — Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengingatkan seluruh kepala sekolah dan jajaran di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh agar tidak takut terhadap intimidasi maupun tekanan dari pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan atau LSM, terutama dalam pelaksanaan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Pesan itu disampaikan Murthalamuddin melalui video yang dibagikan di akun Facebook pribadinya, Kamis, 21 Mei 2026.

Dalam video tersebut, Murthalamuddin mengaku menerima banyak keluhan dari kepala sekolah terkait adanya pihak tertentu yang dinilai mengganggu pelaksanaan pekerjaan di sekolah. Ia menegaskan, selama pekerjaan dilakukan sesuai petunjuk teknis dan aturan yang berlaku, maka pihak sekolah tidak perlu merasa takut.

Baca Juga :  Disdikbud Banda Aceh Lakukan Profiling Guru SD–SMP untuk Pemetaan Kompetensi

“Kepala sekolah dan pejabat di bawah agar mengawasi sekolah melaksanakan pekerjaan sesuai juknis. Jika ada pihak-pihak mengaku sebagai wartawan atau LSM yang mengancam, menuduh, atau meminta sesuatu yang mengganggu kinerja, maka tolak,” ujar Murthalamuddin.

Ia menyebut, kondisi tersebut sudah cukup meresahkan, bahkan dirinya juga ikut merasa resah dengan berbagai tudingan dan tekanan yang dialami sekolah-sekolah penerima program rehab rekon.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh: Melalui Sekolah Unggul Garuda Transformasi, Pendidikan Aceh Siap Terbang Tinggi

Karena itu, Murthalamuddin meminta seluruh jajaran pendidikan fokus bekerja sesuai aturan dan tidak melayani pihak-pihak yang datang dengan cara intimidatif.

Ia juga menyoroti oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan namun tidak memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) maupun berasal dari media yang belum terverifikasi Dewan Pers.

“Apalagi mereka yang mengaku wartawan tapi tidak punya sertifikat uji kompetensi wartawan atau medianya tidak terverifikasi Dewan Pers, itu tidak layak kita beri keterangan atau layani, apalagi jika sudah menjurus pada tindakan mengancam dan menakut-nakuti,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat dan Aceh Komit Percepat Pemulihan Sekolah Pascabencana di Wilayah Terdampak

Menurut Murthalamuddin, video tersebut dibuat sebagai pedoman bagi seluruh kepala sekolah dan pejabat di bawah Dinas Pendidikan Aceh agar lebih percaya diri menjalankan tugas dan tidak mudah terpengaruh tekanan pihak luar.

Ia menekankan, selama pekerjaan dilakukan sesuai regulasi dan tidak melanggar aturan, maka tidak ada alasan bagi sekolah untuk takut.

“Jangan takut melakukan hal-hal selama tidak melanggar aturan,” tutup Murthalamuddin.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Kadisdik Aceh Tegaskan Fokus Pemerataan Kualitas Sekolah di Seluruh Aceh Pasca SPMB 2025

Berita

Pemerintah Aceh Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di SMA 2 Unggul Ali Hasymy dan SMP 2 Ali Hasymy

Pendidikan

Dinas Pendidikan Aceh Pastikan Proses Kerja Sama Media Berjalan Profesional

Pendidikan

LDC UIN Ar-Raniry Gelar Study at Monash University Australia Info Session, Buka Wawasan Pelajar Aceh Menuju Pendidikan Global

Pendidikan

Disdik Aceh Umumkan Mekanisme Seleksi PPDB SMA Berasrama Tahun Ajaran 2025/2026

Aceh Besar

Disdikbud dan Kejari Aceh Besar Kembali Gelar Jaksa Masuk Sekolah

Pendidikan

Taufik Ismail dan LK Ara Gugah Semangat Literasi Siswa SMAN 10 Banda Aceh Lewat Puitika Nasional

Pendidikan

Prodi PMI FDK UIN Ar-Raniry Laksanakan Kuliah Umum “Peran Dunia Usaha dan Praktisi Kebencanaan dalam Pemberdayaan Masyarakat”