Home / Pendidikan / Politik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Perkuat Pendidikan Demokrasi Pelajar, Bawaslu dan Cabdisdik Abdya Jalin Kerja Sama

REDAKSI

Bawaslu Abdya MoU dengan Cabdisdik Abdya soal edukasi demokrasi pelajar SMA/SMK/SLB, Rabu (14/10/2025).

Bawaslu Abdya MoU dengan Cabdisdik Abdya soal edukasi demokrasi pelajar SMA/SMK/SLB, Rabu (14/10/2025).

BLANGPIDIE — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) wilayah setempat untuk memperkuat edukasi demokrasi di lingkungan sekolah.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Edukasi Pendidikan Demokrasi, Kepemiluan, dan Pengawasan Partisipatif yang berlangsung di Kantor Cabdisdik Abdya pada Rabu, 14 Oktober 2025.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan secara langsung oleh Ketua Bawaslu Abdya, Hendra, bersama Kepala Cabdisdik Abdya, Andri Nofidar. Prosesi tersebut turut disaksikan oleh jajaran Komisioner Bawaslu Abdya, Rizwan dan Herri Suherman, serta Sekretaris Bawaslu Abdya, Haris Firmansyah.

Ketua Bawaslu Abdya, Hendra, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu untuk mendorong keterlibatan dunia pendidikan dalam membangun kesadaran politik dan demokrasi sejak dini di kalangan generasi muda.

Baca Juga :  Gelar Halal Bihalal Bersama Insan Pers, HRD Tegaskan Media Adalah Mitra Strategis PKB Aceh

“Melalui kerja sama ini, kita berkomitmen mendorong keterlibatan dunia pendidikan dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda, khususnya peserta didik pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB),” ujar Hendra.

Ia menjelaskan bahwa ruang lingkup kesepakatan ini mencakup berbagai program strategis, di antaranya:

  • Kesempatan Magang: Ruang belajar praktis bagi peserta didik.
  • Edukasi & Sosialisasi: Program pendidikan demokrasi dan pemahaman kepemiluan.
  • Peningkatan Partisipasi: Mendorong kesadaran bagi para pemilih pemula.
  • Kaderisasi & Kapasitas: Pembentukan kader pengawas partisipatif serta kegiatan peningkatan kapasitas lainnya.
Baca Juga :  KIP Banda Aceh Undang Tiga Paslon Lain pada Penetapan Illiza-Afdhal, tak Satu pun Hadir

Kedua belah pihak sepakat untuk menyelenggarakan kegiatan sosialisasi secara mandiri maupun kolaboratif, didukung dengan penyediaan materi edukasi serta pelibatan tenaga ahli atau narasumber dari masing-masing lembaga.

“Kerja sama ini kita harapkan dapat menjadikan sekolah sebagai salah satu ruang pembelajaran demokrasi bagi generasi muda,” tambah Hendra. Ia berharap para pelajar dapat mengenali hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta memahami pentingnya peran masyarakat dalam mengawal integritas proses demokrasi.

Peran Strategis Sekolah dalam Melahirkan Pemilih Kritis

Sementara itu, Kepala Cabdisdik Abdya, Andri Nofidar, menyambut baik kerja sama ini. Ia menilai dunia pendidikan memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentuk karakter pemilih pemula yang cerdas dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  FDK UIN Ar-Raniry Gelar International Conference Bersama Universiti Kebangsaan Malaysia

“Melalui kolaborasi ini, kita harapkan para pelajar memperoleh pengetahuan yang lebih baik mengenai kepemiluan serta tumbuh menjadi generasi yang kritis, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran terhadap pentingnya partisipasi dalam demokrasi,” kata Andri.

Andri menambahkan bahwa penanaman nilai-nilai demokrasi sejak dini di bangku sekolah akan menumbuhkan sikap kritis, rasa tanggung jawab, serta kepedulian peserta didik terhadap penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil.

Nota kesepahaman antara Bawaslu Abdya dan Cabdisdik Abdya ini disepakati berlaku selama lima tahun ke depan, dengan pelaksanaan kegiatan yang tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta tugas dan fungsi masing-masing lembaga.

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pendidikan

FDK UIN Ar-Raniry Sambut 607 Mahasiswa Baru Tahun 2026

Pendidikan

Pemerintah Aceh Lantik 201 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Perkuat Kepemimpinan Pendidikan Daerah

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Lantik Anggota Komisi Informasi Aceh

Pendidikan

Disdikbud Banda Aceh Lakukan Profiling Guru SD–SMP untuk Pemetaan Kompetensi

Politik

Mengunci Masa Depan Perdamaiaan: Wali Nanggroe Turun ke Aceh Jaya, Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki & UUPA

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Politik

DPRK Lhokseumawe Soroti Kelemahan Sistem Desil dalam Penyaluran Bantuan Sosial

Aceh

Disdik Aceh Terbitkan Edaran Pembelajaran Ramadhan 1447 H, Perkuat Karakter dan Iman Peserta Didik