Home / Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:41 WIB

Mahasiswa KKN USK Ajarkan Anak-anak Gampong Cut Langien Membuat Gelang Manik-Manik

REDAKSI

Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler 11 mendampingi anak-anak Gampong Cut Langgien, Kecamatan Banda Baru, Pidie Jaya, dalam pelatihan pembuatan gelang dari manik-manik di Kantor Geuchik setempat, Senin (13/7/2026).

Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler 11 mendampingi anak-anak Gampong Cut Langgien, Kecamatan Banda Baru, Pidie Jaya, dalam pelatihan pembuatan gelang dari manik-manik di Kantor Geuchik setempat, Senin (13/7/2026).

Pidie Jaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler 11 Periode XXIX menggelar pelatihan pembuatan gelang dari manik-manik bagi anak-anak Gampong Cut Langgien, Kecamatan Banda Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (13/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Geuchik Gampong Cut Langien itu mendapat sambutan antusias dari anak-anak yang mengikuti pelatihan hingga selesai.

Pelatihan tersebut menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN USK dalam mengembangkan kreativitas sekaligus melatih kemampuan motorik halus anak melalui aktivitas merangkai manik-manik menjadi gelang. Selain memberikan pengetahuan baru, kegiatan ini juga bertujuan menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak selama masa pelaksanaan KKN.

Sejak kegiatan dimulai, puluhan anak tampak memenuhi lokasi pelatihan. Mereka dengan penuh semangat memilih warna dan bentuk manik-manik, kemudian merangkainya menjadi gelang sesuai kreativitas masing-masing. Mahasiswa KKN turut mendampingi setiap peserta, mulai dari cara memasukkan manik-manik ke tali elastis hingga menyusun pola agar gelang tampak menarik.

Baca Juga :  Prajurit Kodam IM evakuasi Lansia di Bener Meriah

Suasana pelatihan berlangsung meriah. Tawa dan canda anak-anak terdengar sepanjang kegiatan, sementara mahasiswa KKN memberikan arahan dan membantu peserta yang mengalami kesulitan. Tidak sedikit anak yang langsung mengenakan gelang hasil karyanya sendiri dengan rasa bangga dan memperlihatkannya kepada teman-teman maupun orang tua yang hadir.

Ketua Kelompok KKN, Ari Maulana, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan upaya sederhana untuk menumbuhkan kreativitas anak-anak melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.

“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat bagi perkembangan anak-anak. Melalui pelatihan ini mereka belajar melatih motorik halus, kesabaran, ketelitian, dan kreativitas dalam membuat sebuah kerajinan tangan. Alhamdulillah, anak-anak terlihat sangat bersemangat sejak awal hingga akhir kegiatan. Melihat senyum dan antusiasme mereka menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Kami berharap keterampilan sederhana ini dapat menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa percaya diri serta mendorong mereka untuk terus berkarya dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif,” ujar Ari.

Baca Juga :  Ipda M Safi'i Buatkan Kaki dan Tangan Palsu Gratis bagi Masyarakat Membutuhkan

Geuchik Gampong Cut Langgien, Muhammad Syahril, S.Pd, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN USK yang menghadirkan kegiatan edukatif bagi anak-anak di desanya. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat yang nyata karena mampu menggabungkan unsur pembelajaran dan hiburan dalam satu kegiatan.

“Kami sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan adik-adik mahasiswa KKN USK ini. Program seperti ini memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, melatih kreativitas serta kemampuan motorik mereka melalui kegiatan yang menyenangkan. Kami berharap kegiatan-kegiatan positif seperti ini terus dihadirkan selama masa KKN karena memberikan dampak yang baik bagi perkembangan anak-anak di Gampong Cut Langien,” Ujarnya

Baca Juga :  IWATAN Temui PT. PGE, Sampaikan Aspirasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Kelompok KKN terdiri atas tujuh mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, yakni Ari Maulana (Ilmu Hukum), Aulia Angelie Putri (Pendidikan Dokter), Dina Syifa Rahma (Ilmu Keperawatan), Farras Aditya Mahasin (Pendidikan Geografi), Nadiaton (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), Nobel Prodeo Insan (Kehutanan), dan Nayfa Fathia Namiko (Pendidikan Dokter).

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN USK berharap kehadiran mereka di Gampong Cut Langien tidak hanya memberikan manfaat melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mampu menghadirkan ruang belajar yang kreatif dan menyenangkan bagi anak-anak. Pelatihan gelang manik-manik ini diharapkan menjadi pengalaman yang dapat mengasah keterampilan, meningkatkan kreativitas, serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua DPW PSI Aceh Silaturahmi ke Abiya Jeunib, Bahas Program untuk Duafa dan Anak Yatim

Daerah

Pembangunan Jembatan Rangka Baja Krueng Tingkeum di Bireuen Resmi Dimulai

Daerah

Kodim 0108/Agara bersama warga percepat pembangunan Jembatan Gantung Kumbang Jaya, Aceh Tenggara

Daerah

Pj Bupati Iswanto Dampingi Pj Gubernur Aceh Antar Kepulangan Menbud RI Melalui Bandara SIM

Daerah

AMAN Aceh Desak KPK Awasi Ketat Dana Bencana di Aceh

Berita

Perkuat Ekspor Ikan di Aceh, PEMA Trading Ikan dengan Perusahaan Jepang

Daerah

Bupati Aceh Besar Hadiri Pembukaan MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Aceh di Pidie Jaya

Daerah

Satgas Gulbencal Kodam IM bersihkan tumpukan kayu di Pesantren Darul Mukhlisin, Aceh Tamiang