Home / Pendidikan

Selasa, 21 Oktober 2025 - 18:09 WIB

Apresiasi GTK 2025 Banda Aceh Dibuka, Disdik Aceh Dorong Guru Inovatif dan Berdaya Saing

REDAKSI

Banda Aceh — Dinas Pendidikan Aceh melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) secara resmi membuka kegiatan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Tingkat Kota Banda Aceh Tahun 2025 pada Senin (21/10) secara virtual.

Pembukaan dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting oleh Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Aceh, Junaidi, SST., M.Pd, dan diikuti oleh para guru serta tenaga kependidikan berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Banda Aceh.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan Dinas Pendidikan Aceh dalam rangka mendukung pengembangan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan, serta memberikan penghargaan atas dedikasi, inovasi, dan kontribusi nyata mereka dalam peningkatan mutu pendidikan.

Baca Juga :  Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Konsulat Singapura dan Ngee Ann Polytechnic Kunjungi Disdik Aceh

Dalam sambutannya, Junaidi menegaskan bahwa penyelenggaraan apresiasi ini merupakan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, khususnya Pasal 36 ayat (1) yang menyatakan bahwa guru yang berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan.

Kegiatan ini mengusung tema “Wujudkan GTK yang Inovatif dan Inspiratif”, kegiatan ini bertujuan menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dinas Pendidikan Aceh menaruh harapan besar agar apresiasi ini menjadi pemicu lahirnya lebih banyak guru dan tenaga kependidikan yang mampu menjawab tantangan pendidikan di abad ke-21.

Baca Juga :  Wakili Kadisdikbud Aceh Besar, Sekdisdikbud Fahrurrazi Buka Pemilihan Ketua MKKS SMP

“Apresiasi ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan SDM Aceh yang berkualitas, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Junaidi dalam arahannya.

Junaidi juga menyampaikan bahwa guru adalah pilar penting dalam sistem pendidikan. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dan membentuk karakter generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, bentuk penghargaan ini tidak hanya menilai hasil, tetapi juga semangat, ketulusan, dan inovasi yang dilakukan para guru setiap harinya.

“Dalam perlombaan, pasti ada yang menerima penghargaan dan ada yang belum. Namun hari ini, kita semua adalah pemenang sejati. Bukan karena piala atau sertifikat, tetapi karena dedikasi dan inspirasi yang telah diberikan untuk pendidikan kita,” tambahnya.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh: Melalui Sekolah Unggul Garuda Transformasi, Pendidikan Aceh Siap Terbang Tinggi

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim juri yang telah bersedia mengikuti pembukaan kegiatan ini secara daring, serta semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara apresiasi ini.

“Kegiatan apresiasi GTK berprestasi ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kinerja guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga sebagai motivasi agar semakin banyak pendidik yang aktif menciptakan pembelajaran berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan siswa,” tutup Junaidi.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Murthalamuddin Ingatkan Sekolah Tak Takut Intimidasi Oknum Berkedok Wartawan dan LSM

Berita

Pemerintah Aceh Gelar Try Out SNBT Serentak 2025, Plt. Sekda Ajak Siswa Serius Siapkan Diri Hadapi Seleksi Masuk PTN

Pemerintah

Disdik Aceh Gelar Asesmen Tahap II Kepala Sekolah se-Aceh, 892 Peserta Jalani Talent Mapping dan Wawancara

Pemerintah

Junaidi di Apel Rutin Disdik Aceh: Energi Baru untuk Wujudkan “Aceh Meusyuhu”

Pemerintah

Kadisdikbud Aceh Besar Tutup Pelatihan Metode Pengajaran dan Pembelajaran

Aceh

FDK UIN AR-RANIRY Laksanakan KPM-PKM Tematik Kebencanaan, Kolaborasi Internasional

Nasional

Tim Rimueng Nanggroe Teknik Pertambangan USK Unjuk Gigi di U-MINE FEST 2026 Universitas Islam Bandung

Pendidikan

Mahasiswa KKN Unimal Beri Edukasi Anti-Bullying dan Pengenalan Emosi di MIN 22 Aceh Utara