Home / Aceh / Pendidikan

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:40 WIB

Siswa SMAN 1 Banda Aceh Borong Dua Medali Emas dan Special Award di I2ASPO UGM

REDAKSI

Siswa-siswi SMAN 1 Banda Aceh berfoto bersama medali emas dan penghargaan Special Award usai berlaga di ajang Indonesian International Applied Science Olympiad (I2ASPO) 2025 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, (18/12/2025).

Siswa-siswi SMAN 1 Banda Aceh berfoto bersama medali emas dan penghargaan Special Award usai berlaga di ajang Indonesian International Applied Science Olympiad (I2ASPO) 2025 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, (18/12/2025).

Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Aceh. Siswa SMAN 1 Banda Aceh berhasil meraih dua medali emas dan satu special award pada ajang Indonesian International Applied Science Olympiad (I2ASPO) yang digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada 18–21 Desember 2025.

Ajang bergengsi berskala internasional ini diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientists Association (IYSA) dan diikuti oleh 1.567 tim dari 13 negara. Sebanyak 786 tim berkompetisi secara daring, sementara 761 tim lainnya hadir secara langsung. Negara peserta meliputi Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Hong Kong, Kazakhstan, Turkiye, Uzbekistan, Belarusia, Bangladesh, Yaman, Turkmenistan, hingga Brasil.

Dalam kompetisi tersebut, SMAN 1 Banda Aceh mengirimkan dua tim terbaik. Tim 1 yang terdiri atas Kazia Zinnira, Nathania Putri Diwansyah, Norish Danila, Saiva Zovira, dan Erlangga Adi Candra, mengusung penelitian berjudul “An Innovation in Snack Bars Based on Sagu Beureune Aceh with the Addition of Inulin Prebiotics as A Functional Food to Support Digestive Health”.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Resmi buka Baksos HUT TNI Ke-80 di Banda Aceh

Didampingi Linda, M.Pd., guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Banda Aceh, tim ini mengembangkan Beureune Pro, snack bar berbahan sagu rumbia dengan pemanis pisang sale dan tambahan inulin prebiotik untuk mendukung kesehatan pencernaan serta meningkatkan nilai jual pangan tradisional Aceh.

Sementara itu, Tim 2 yang beranggotakan Deani Cahyaningrum, Daffa Habib Farid, Huswatun Hasanah Abdillah, Jasmine Shahnaz, Sulthan Hammam Assakiya, dan Teuku Ghaisan Al Sabian, tampil dengan penelitian berjudul “Utilization of Tuna Fish Bones Into Activated Carbon with the Addition of NaCl as An Electrolyte in Renewable Energy Based Battery Innovation”.

Baca Juga :  PT Solusi Bangun Andalas Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Aceh Terdampak Banjir

Tim ini dibimbing oleh Lora Sandita, S.Pd., guru Geografi SMAN 1 Banda Aceh, dan berhasil menunjukkan inovasi pemanfaatan limbah tulang ikan tuna menjadi karbon aktif untuk pengembangan baterai energi terbarukan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.S.P., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian luar biasa tersebut.

Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa Aceh memiliki daya saing global, kreativitas tinggi, serta mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Ia menambahkan, keberhasilan ini menjadi penguat semangat di tengah duka yang masih dirasakan masyarakat Aceh akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Perubahan APBA 2025 di DPR Aceh

“Di tengah musibah, anak-anak Aceh justru menunjukkan bahwa semangat belajar dan mutu pendidikan tidak pernah padam. Ini adalah harapan besar bagi masa depan Aceh,” ujarnya.

Murthalamuddin juga berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa dan guru di seluruh Aceh untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani tampil di tingkat nasional maupun internasional.

“Pendidikan adalah cahaya di tengah keterbatasan. Apa yang diraih SMAN 1 Banda Aceh hari ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, kolaborasi, dan pendampingan guru yang berdedikasi, Aceh mampu berdiri sejajar dengan daerah dan negara lain,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

PD IPI Aceh Besar akan Gelar Mubes II Tahun 2025

Pendidikan

Marthunis Ajak Generasi Aceh Tingkatkan Literasi Bahasa Inggris untuk Hadapi Dunia Global

Aceh

Pulihkan Psikologis Anak, Ketua Persit KCK Daerah IM Hadirkan Trauma Healing Pasca Bencana

Pendidikan

Yayasan Abulyatama Ganti Pimpinan Unaya

Pemerintah

Disdik Aceh Targetkan Tuntasnya PPG Dalam Jabatan Guru Agama Islam pada Tahun 2025

Aceh

Seminar Inspirasi Umroh Akbar di Simeulue: Ratusan Peserta Menangis Haru Diringi Kisah Panggilan Allah

Aceh

Dinas Syariat islam Aceh Gelar TC untuk Persiapan STQH Nasional XXVIII Tahun 2025

Nasional

Refleksi Pembelajaran Semester Dorong SDM Unggul Indonesia