Home / Sosial

Selasa, 1 September 2026 - 11:24 WIB

Temuan Tulang Belulang di Peukan Bada Diduga Sisa Makam Lama Tergerus Abrasi

REDAKSI

Tulang belulang yang viral di media sosial di kawasan pesisir Kecamatan Peukan Bada diduga merupakan sisa pemakaman lama yang tergerus abrasi.

Tulang belulang yang viral di media sosial di kawasan pesisir Kecamatan Peukan Bada diduga merupakan sisa pemakaman lama yang tergerus abrasi.

BANDA ACEH — Tulang belulang yang sempat viral di media sosial setelah ditemukan di kawasan pesisir Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, diduga kuat merupakan sisa pemakaman lama yang tergerus abrasi pascatsunami.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kapolsek Peukan Bada Iptu Suriyatno mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran dan koordinasi dengan perangkat desa serta warga setempat pada Senin (31/8/2026).

Berdasarkan hasil penelusuran, kepolisian meluruskan informasi terkait lokasi penemuan yang sempat beredar di media sosial.

Baca Juga :  Kodam Iskandar Muda Dirikan Dapur Lapangan untuk Bantu Korban Banjir Aceh Utara–Lhokseumawe

“Kami telah berkoordinasi dengan Keuchik Gampong Lamguron serta masyarakat sekitar. Lokasi penemuan sebenarnya berada di kawasan pantai Dusun Imuem Daud, Gampong Lamguron, bukan di Gampong Lamteungoh seperti yang tertera dalam video viral,” terang Suriyatno.

Perangkat Gampong Lamguron menjelaskan bahwa sebelum bencana tsunami menghantam, kawasan tersebut merupakan daratan yang difungsikan sebagai area perkebunan kelapa sekaligus pemakaman umum. Garis pantai sepanjang kurang lebih 800 meter itu dulunya dipenuhi makam-makam lama yang masih terlihat jelas.

Baca Juga :  Anggota DPRA Bunda Salma Berikan Semangat dan Bantuan untuk Anak-anak Kanker Jelang Idul Adha

Namun, hantaman tsunami yang dilanjutkan dengan abrasi terus-menerus—terutama saat musim timur—mengubah bentang alam daratan tersebut hingga sebagian besar wilayahnya kini menjadi perairan. Akibatnya, material dari area makam lama tergerus dan sering kali muncul ke permukaan saat air laut sedang surut.

Pihak kepolisian memperkirakan masih ada kemungkinan sisa-sisa tulang belulang lain yang bakal terlihat kembali sewaktu air laut surut di sepanjang kawasan pesisir tersebut.

Baca Juga :  Kapolresta Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran

Atas kesadaran publik ini, Polsek Peukan Bada menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan pengunggah video yang telah membagikan informasi mengenai kondisi pesisir Lamguron. Suriyatno juga mengimbau warga untuk langsung berkoordinasi dengan perangkat gampong maupun pihak kepolisian jika kembali menemukan material atau benda serupa.

“Kami berharap temuan tulang belulang tersebut dapat segera ditangani dan dipindahkan ke lokasi pemakaman yang lebih layak oleh pihak terkait,” tutup Suriyatno.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Sosial

Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Akses Masyarakat Beutong Ateuh Benggalang Kembali Terhubung

Sosial

BRIN dan Tim Gabungan Kembangkan Model Konservasi Portabel Penyelamat 520 Manuskrip Terdampak Banjir Aceh

Sosial

TNI dan Warga terus Percepat Penyelesaian Jembatan Gantung di Ds. Kumbang Jaya, Kab. Aceh Tenggara

Parlementarial

Kunjungi SMAN 2 Tanah Jambo Aye, Anggota DPRA Bunda Salma Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah

Polri

Kapolresta Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran

Sosial

RPH Jumpa Petakan Lahan Terbuka di Hutan Produksi Bireuen

Aceh Besar

Sabur Kembali Gelar Sunat Massal Gratis di Montasik 

Parlementarial

Anggota DPRA Khalid Salurkan Gaji Pokok untuk 1.000 Anak Yatim/Piatu di Pidie dan Pidie Jaya