Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:16 WIB

Tinjau Sentra Kerajinan Tenun, Kak Na: Ajak Teman Lestarikan Tenun Aceh

REDAKSI

Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Usman (Kak Na), mendampingi perajin saat meninjau sentra kerajinan tenun Yayasan Seramoe Jumpa binaan Dekranasda Bireuen di Gampong Cot Keutapang, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Selasa (11/8/2026).

Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Usman (Kak Na), mendampingi perajin saat meninjau sentra kerajinan tenun Yayasan Seramoe Jumpa binaan Dekranasda Bireuen di Gampong Cot Keutapang, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Selasa (11/8/2026).

Bireun – Memiliki keahlian menenun bukan semata menjadi sebuah peluang ekonomi, tetapi menjadi sarana merawat dan melestarikan adat budaya Aceh, khususnya melestarikan tenun dan songket Aceh.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dekranasda Aceh Marlina Usman, saat meninjau sentra kerajinan tenun Yayasan Seramoe Jumpa binaan Dekranasda Bireuen, di Gampong Cot Keutapang Kecamatan Jumpa, Selasa (11/8/2026) sore.

“Selamat atas keahlian yang adik-adik miliki, ini tentu menjadi sebuah peluang adik-adik semua dalam mendukung perekonomian keluarga dan daerah. Namun di sisi lain, keahlian ini tentu memberi tanggungjawab lain. Yaitu pelestarian tenun dan songket khas Aceh,” ucap Kak Na.

Baca Juga :  Wabup Aceh Besar Distribusi Paket Sembako Ramadhan 2025 dan Buka Puasa Bersama dengan Masyarakat Lhoong

“Karena itu, adik-adik tentu harus mengajak teman sebaya untuk mencintai tenun dan songket Aceh. Ajak mereka, ajari mereka agar lebih banyak generasi muda yang memiliki keahlian ini. Dengan demikian, masyarakat Aceh akan terus melestarikan budaya yang bernilai ekonomi tinggi ini,” sambung Kak Na.

Bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Bireuen Sadriah Mukhlis, Kak Na selanjutnya bertolak ke Gampong Gampong Seuleumbah Kecamatan Jumpa untuk meninjau sentra kerajinan kayu jati Pardan Decoration, yang digagas oleh Ari Fonna.

Kak Na mengaku bangga dengan semangat juang Ari dalam menciptakan peluang usaha bernilai ekonomi tinggi serta mampu merekrut belasan tenaga kerja lokal, dengan produk berbagai peralatan dapur serba kayu mulai dari piring, sendok, gelas, cobek, nampan, spatula, kotak tisu serta berbagai kerajinan lainnya.

Baca Juga :  Bupati Syech Muharram Lantik 10 Camat di Aceh Besar

“Ari adalah salah satu bukti konkret kesuksesan pegiat UMKM. Selain mampu menciptakan usaha baru, Ari juga merekrut tenaga kerja bahkan hingga belasan orang. Keren, luar biasa,” kata Kak Na.

Untuk diketahui bersama, Ari Fonna adalah putra asli kelahiran Kota Juang Bireuen yang mencoba peruntungannya di dunia kerajinan kayu jati. Hanya bermodal tekad dan semangat, Ari menekuni kerajinan ini secara otodidak dan memanfaatkan video tutorial dari media YouTube.

Baca Juga :  Jaksa Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Pembangunan Jembatan Wisata Hutan Manggrove di Langsa

“Saya belajar secara otodidak Bu, saya memanfaatkan YouTube untuk belajar. Alhamdulillah. Dari usaha ini saya bisa merekrut 12 pekerja lokal dan mendapatkan omset sebesar Rp50 juta hingga Rp60 juta per bulan,” ungkap Ari Fonna.

“Keren, karena tekad dan semangat Ari, kini kita memiliki sentra kerajinan kayu jati dengan produk yang sangat baik. Dulu kita hanya melihat kerajinan ini di Pulau Jawa, kini di Aceh sudah ada kerajinan ini,” pungkas Kak Na. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Marlina Muzakir Kunjungi dan Santuni Bocah Penderita Tumor Ganas di RSUDZA

Berita

Wagub Fadhlullah Bahas TPST Blang Bintang dan Banjir Subulussalam di Kementerian PU

Berita

BP3MI Aceh pastikan pemulihan gadis korban TPPO di Malaysia

Pemerintah Aceh

Dilantik Sebagai Kajati Baru, Gubernur Mualem Ucapkan Selamat Kepada Teuku Rahmadsyah

Pemerintah Aceh

Bunda Guru Aceh Semangati Murid SD Negeri Tanah Rata

Daerah

Naik Rakit, Gubernur Mualem Tinjau Akses Kuala Baru di Aceh Singkil

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Audiensi dengan Kedutaan Kerajaan Denmark di Jakarta

Berita

Wujudkan Visi Misi Mualem-Dek Fadh, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Saweu Ulama