BANDA ACEH — Universitas Syiah Kuala (USK) menyatakan kesiapannya untuk memperkuat kolaborasi bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry. Sinergi antar perguruan tinggi ini berfokus pada pengintegrasian ilmu pengetahuan akademik dengan penguatan karakter kebangsaan serta nilai-nilai keagamaan.
Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, menyampaikan hal tersebut di Darussalam, Banda Aceh, usai menghadiri kegiatan kuliah umum dan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipimpin oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, di kampus UIN Ar-Raniry.
“USK dan UIN Ar-Raniry memiliki tanggung jawab moral yang sama untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berilmu pengetahuan, dan berakhlak mulia,” ujar Prof. Mirza Tabrani.
Ia menilai, pesan yang disampaikan oleh Menteri Agama sangat inspiratif, terutama mengenai pentingnya sinergi antar institusi pendidikan tinggi di Aceh demi membangun peradaban bangsa.
“Kehadiran Bapak Menteri Agama memberikan pencerahan luar biasa bagi kita semua,” lanjutnya. Oleh karena itu, USK menyambut hangat serta siap meningkatkan kerja sama dengan UIN Ar-Raniry maupun Kementerian Agama untuk mengintegrasikan keilmuan dan karakter kebangsaan-keagamaan di Aceh.
Dalam pengarahannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menggarisbawahi krusialnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual pada ranah pendidikan tinggi. Menag juga menegaskan bahwa Aceh memegang peranan yang sangat vital dalam sejarah keagamaan nasional, serta menjadi kawasan yang paling kondusif untuk memajukan pusat peradaban Islam.
Editor: Redaksi










