Home / Aceh Besar / Parlementarial

Senin, 10 November 2025 - 07:28 WIB

Ziarah Makam Tgk Chik di Tiro, Ketua DPRK Minta Jangan Lupakan Sejarah

REDAKSI

Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mucthi melakukan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional Tgk Chik Di Tiro di Kecamatan Indrapuri , Aceh Besar, Minggu (9/11/2025) pagi.FOTO/MC ACEH BESAR

Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mucthi melakukan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional Tgk Chik Di Tiro di Kecamatan Indrapuri , Aceh Besar, Minggu (9/11/2025) pagi.FOTO/MC ACEH BESAR

Kota Jantho — Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mucthi melaksanakan upacara ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional Tgk Chik Di Tiro di Kecamatan Indrapuri , Aceh Besar, Minggu (9/11/2025) pagi.

Upacara dan tabur bunga berlangsung khidmat, dipimpin oleh Ketua DPRK Aceh Besar sebagai inspektur upacara. Turut hadir jajaran pejabat OPD Pemkab Aceh Besar, sejumlah Camat, unsur TNI/Polri, ASN, pelajar, dan tokoh masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Waspada Penipuan di Medsos, Nama Bupati Aceh Besar Dicatut!

Tgk. Chik Ditiro merupakan pahlawan Nasional, pada masa perang kolonial Belanda, ia diangkat sebagai panglima perang pada abad XVII M. Ketika Belanda menduduki daerah Aceh, Teungku Chik Di Tiro memimpin para pejuang di Aceh, ia bersama pasukannya berhasil merebut benteng-benteng Belanda di Lam Baro hingga Aneuk Galong. Teungku Chik Di Tiro juga rela mengorbankan harta, benda, serta kedudukannya demi kemerdekaan bangsa.

Baca Juga :  Puskesmas Darul Kamal Sosialisasi Program PKG

Ketua DPRK Abdul Mucthi mengaku Ziarah Makam sangat penting dilakukan sebagai momentum untuk mengenang kembali pengorbanan para pejuang dalam mempertahankan bangsa ini. “Maka untuk itu, jangan sekali kali kita melupakan sejarah, apalagi para pejuang juga telah memberikan teladan dalam kepemimpinannya kala itu yang patut kita tiru,” ujar Mucthi.

Baca Juga :  Dongkrak Ekonomi Daerah, Dekranasda Aceh Besar Ajak Masyarakat Beli Produk Industri Lokal

Ia menambahkan, generasi masa kini harus memahami bahwa perjuangan di era modern tidak lagi dalam bentuk perlawanan fisik, melainkan perjuangan untuk memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Perjuangan sekarang memang sudah berbeda. Kita tidak lagi mengangkat senjata, tapi berjuang dengan kerja keras, inovasi, dan pengabdian. ASN, guru, petani, pelajar, semuanya memiliki peran penting dalam membangun Aceh Besar,” pintanya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Akademisi USK: Pembangunan Aceh Besar Sudah Menyentuh Kebutuhan Dasar Warga

Aceh Besar

Afkar dan Jazuli Wakili Aceh ke Olimpiade Matematika Asia Tenggara

Aceh Besar

Modus Emas Custom, Pemilik Toko di Lambaro Gelapkan Rp1,44 Miliar Milik Pelanggan

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Minta Pemerintah Beri Perlakuan Khusus untuk Tambang Galian C

Aceh Besar

SMK PPN Saree Rayakan HUT Ke-58, Ini Penyampaian Kadisdik Aceh

Aceh Besar

Bukti Hasil Kerja Keras, Aceh Besar Raih Predikat Kepatuhan Pelayanan Publik 2024

Parlementarial

DPRA Gelar RDPU, Bahas Rancangan Qanun Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat

Aceh Besar

Tim Teknik PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Gerak Cepat Penanganan Kebocoran di Leu Ue