Home / Daerah / Tni-Polri

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:55 WIB

Satgas Gulbencal Kodam IM bangun MCK bagi warga terdampak Banjir di Aceh Tamiang

REDAKSI

Personel Satgas Manunggal Air Pusterad TNI AD bersama tim terkait saat melaksanakan pembangunan sarana Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) di Desa Kota Lintang, Aceh Tamiang, Kamis (25/12/2025).

Personel Satgas Manunggal Air Pusterad TNI AD bersama tim terkait saat melaksanakan pembangunan sarana Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) di Desa Kota Lintang, Aceh Tamiang, Kamis (25/12/2025).

Aceh Tamiang – Satuan Tugas Manunggal Air Pusterad TNI Angkatan Darat bekerja sama dengan Bank Central Asia (BCA) terus menunjukkan komitmen dan kepeduliannya dalam membantu pemulihan fasilitas dasar masyarakat pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Salah satu upaya konkret yang saat ini dilaksanakan adalah pembangunan sarana Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) bagi warga Desa Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kamis (25/12/2025).

Pembangunan fasilitas MCK tersebut merupakan bagian dari program kemanusiaan yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi masyarakat yang terdampak banjir. Kehadiran sarana sanitasi yang layak dan memadai sangat dibutuhkan guna mendukung pola hidup bersih dan sehat, sekaligus mencegah munculnya berbagai penyakit yang kerap timbul akibat buruknya kondisi lingkungan pascabencana.

Baca Juga :  Teruskan Tradisi Meugang, KWPSI Tersenyum Bersama Yatim dan Fakir

Pelaksanaan pembangunan MCK dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Satgas Manunggal Air Pusterad TNI AD serta dukungan dari pihak Bank BCA. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar empat puluh persen. Beberapa tahapan pekerjaan yang telah dilaksanakan meliputi pembersihan dan penataan lahan, pembangunan pondasi, serta pengerjaan struktur awal bangunan MCK.

Proses pembangunan terus dikebut dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi dan ketepatan waktu penyelesaian. Selain itu, seluruh pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan serta kesesuaian dengan standar sanitasi, sehingga fasilitas yang dibangun nantinya benar-benar layak dan aman digunakan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Ibu Gubernur Aceh Resmikan Rumah Pilar Sosial: Terobosan Baru Wujud Sinergi dan Kepedulian untuk Aceh

Sinergi antara TNI dan Bank BCA dalam pembangunan MCK ini mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pemulihan pascabencana. Kehadiran kedua institusi tersebut di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan solusi nyata atas kebutuhan mendesak warga, khususnya dalam pemenuhan fasilitas sanitasi dasar.

Masyarakat Desa Kota Lintang menyambut baik pembangunan MCK tersebut dan berharap fasilitas ini dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan tersedianya sarana MCK yang layak, diharapkan kondisi kesehatan lingkungan masyarakat dapat meningkat dan risiko penyakit akibat sanitasi yang tidak memadai dapat diminimalkan.

Baca Juga :  Bupati Yahukimo Bantah Isu Keterlibatan TNI-Polri jadi Guru dan Nakes: Siap Mundur jika Terbukti

Melalui program ini, Satgas Manunggal Air Pusterad TNI AD bersama Bank BCA menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan mendukung kualitas hidup masyarakat yang lebih baik di Kabupaten Aceh Tamiang.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

PDAM Tirta Meulaboh Kembali Beroperasi, Pemkab Aceh Barat Pastikan Distribusi Air Bersih Sebelum Ramadan

Daerah

Kapolda Aceh Melayat ke Rumah Duka Istri Personel Polres Pidie

Daerah

Polisi Berhasil Menangkap 16 Napi yang Kabur dari Lapas Kutacane

Daerah

Mualem Buka Aceh Perkusi 2025

Daerah

Pemkab Aceh Tamiang Gandeng BSI Percepat Penyaluran Bantuan Perbaikan Rumah Korban Bencana

Berita

Peringati hari buruh Internasional, Kodam Iskandar Muda siagakan Personel

Daerah

Yonif TP 857/GG Gelar Karya Bhakti Bangun Dayah di Pidie

Berita

Pangdam Iskandar Muda Terima Audiensi Rektor Universitas Abulyatama di Makodam IM