Home / Daerah / Polri

Senin, 19 Januari 2026 - 22:40 WIB

Kapolda Apresiasi Pemkab Aceh Tenggara: Daerah Pertama Turunkan Status Darurat Bencana

REDAKSI

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah (tengah) didampingi unsur Forkopimda Aceh Tenggara saat meninjau lokasi pemulihan pascabencana di Kutacane, Senin (19/1/2026).

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah (tengah) didampingi unsur Forkopimda Aceh Tenggara saat meninjau lokasi pemulihan pascabencana di Kutacane, Senin (19/1/2026).

Kutacane — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengapresiasi dan mengungkapkan rasa bangganya kepada Kapolres dan Forkopimda Aceh Tenggara atas berbagai upaya yang dilakukan dalam penanggulangan bencana, sehingga kabupaten tersebut menjadi daerah pertama yang menurunkan status dari darurat bencana ke pemulihan pascabencana.

“Saya sangat bangga terhadap Polres Aceh Tenggara dan seluruh unsur Forkopimda, karena kabupaten inilah yang pertama menurunkan status dari darurat bencana ke pemulihan pascabencana,” kata Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 19 Januari 2026.

Jenderal bintang dua asal Tangse itu menyebutkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara bupati, Forkopimda, kapolres, dandim, serta seluruh unsur masyarakat yang bahu-membahu menyelesaikan berbagai persoalan, khususnya dalam penanganan bencana di daerah tersebut.

Menurutnya, kerja sama dan kekompakan tersebut sejalan dengan moto “sepakat segenep” yang menjadi julukan Kabupaten Aceh Tenggara. Ia juga meminta agar moto tersebut terus digelorakan dalam membangun Kabupaten Aceh Tenggara ke depan.

Baca Juga :  Tembus Jalan Terjal dan Longsor, Wali Kota Illiza Hantarkan Amanah Bantuan Warga Mojokerto ke Desa Babo

Abituren Akabri 1991 itu juga mengaku melihat langsung dan menerima laporan bahwa selama ini bupati, kapolres, dan dandim senantiasa hadir di tengah masyarakat dengan memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana.

“Saya melihat semua unsur berperan. Walaupun dari pusat belum ada bantuan, tetapi dari pemerintah setempat sudah ada. Kapolres juga ikut turun ke lapangan bersama personel. Saat itu tentu tidak mudah, karena pada umumnya mereka juga merupakan korban bencana. Namun, karena kerja sama dan semangat sepakat segenep di sini sudah berjalan dengan baik, maka semua bisa dilakukan. Ini tolong dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.

Di samping itu, Kapolda Aceh juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar setiap persoalan yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara diselesaikan dengan prinsip sepakat segenep guna mempercepat pemulihan. Saat bencana pertama kali terjadi, Aceh Tenggara menjadi daerah pertama yang dikunjungi Presiden Prabowo. Hal tersebut menunjukkan bahwa komunikasi dan kepemimpinan Forkopimda sangat cakap dan berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Sekda Aceh Tinjau Pembangunan Gedung Utama MTQ Provinsi di Pijay : Progresnya Capai 91 Persen 

Ia turut mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk bangkit dari bencana. Jika masih terdapat kekurangan, ia meminta agar diperbaiki bersama, bukan justru mencari kelemahan dan mengeksposnya ke media, melainkan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk dibangun dan diselesaikan secara kolektif.

“Setiap persoalan mari kita selesaikan bersama dan tidak perlu lagi mencari kekurangan-kekurangan. Ingat, kesempurnaan itu hanya milik Allah. Kita semua memiliki keterbatasan. Kegagalan itu hal yang biasa, mari kita perbaiki. Kita saja yang setiap hari makan nasi, sehari tiga kali, pasti ada saatnya lidah tergigit. Artinya, seberpengalaman apa pun seseorang, pasti ada kekurangannya. Untuk itu, mari kita saling menutupi dan membangun bersama Kota Kutacane yang kita cintai ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Wagub dan Ketua TP PKK Aceh Sambut Kedatangan Menteri Pendidikan

Terakhir, Kapolda Aceh mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melihat berbagai kekurangan yang ada agar dapat didukung dan dibantu. Salah satu tujuan kunjungannya ke Aceh Tenggara, kata dia, adalah untuk melihat langsung apa saja yang masih perlu dibantu, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

“Saya ke sini ingin meninjau langsung dan melihat apa yang perlu didukung. Kita memiliki empat unit helikopter dan juga membawa bantuan sembako. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan puasa, mari kita siapkan apa yang dibutuhkan masyarakat, kita data kebutuhannya, serta mendistribusikannya kepada masyarakat. Dengan begitu, semangat sepakat segenep ini dapat terus kita pertahankan,” tutupnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pagar Meunasah Ruyong Ambruk Tergerus Hujan Deras

Daerah

IWATAN Temui PT. PGE, Sampaikan Aspirasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Daerah

Lagi, Kodam Iskandar Muda terima dua pucuk senjata sisa konflik dari Masyarakat.

Daerah

Jembatan Bailey Kutablang Dijaga 24 Jam, Kendaraan Over Tonase Dilarang Melintas

Aceh

Samira Travel Aceh Berikan Layanan Paspor On The Spot untuk Masyarakat Simeulue

Polri

Nasir Djamil Apresiasi Peran Polri dalam Penangkapan Alice Guo, yang Kini Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup di Manila

Daerah

Bupati Aceh Besar Muharram Idris Terima Anugerah Award The Aceh Post

Polri

Ditpolairud Polda Aceh Saweu Sikula: Edukasi Pelajar tentang Pentingnya Kebersihan Pantai