Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Al-Farlaky secara langsung menyerahkan kunci Hunian Sementara (Huntara) kepada warga korban banjir di Gampong Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, Sabtu (24/1/2026). Penyerahan ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.
Dalam suasana penuh haru dan rasa syukur, Bupati Al-Farlaky menyerahkan kunci Huntara kepada sejumlah kepala keluarga yang rumahnya rusak parah akibat terjangan banjir. Huntara tersebut dibangun sebagai tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan sehat sambil menunggu proses pemulihan dan pembangunan rumah permanen.
Bupati Al-Farlaky dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam menangani dampak bencana, khususnya memastikan masyarakat terdampak memiliki tempat tinggal yang layak. Menurutnya, Huntara ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol kepedulian dan harapan baru bagi warga yang sedang bangkit dari musibah.
“Kami memahami betul kesulitan yang dirasakan masyarakat pascabanjir. Karena itu, pemerintah berupaya secepat mungkin menghadirkan hunian sementara agar warga bisa kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan aman,” ujar Al-Farlaky.
Ia juga menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak berhenti pada pembangunan Huntara semata. Pemerintah Aceh Timur akan terus melakukan pendampingan, termasuk pemulihan infrastruktur, layanan kesehatan, serta bantuan sosial bagi masyarakat terdampak.
Sementara itu, warga penerima Huntara menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya hunian sementara tersebut, mengingat selama ini harus mengungsi dan tinggal di tempat yang terbatas.
Kegiatan penyerahan kunci Huntara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, perangkat kecamatan dan gampong, serta instansi terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan sinergi dalam penanganan bencana dan pemulihan kehidupan masyarakat.
Dengan diserahkannya Huntara ini, diharapkan para korban banjir di Arakundo dapat segera menata kembali kehidupan mereka, sembari menunggu proses pembangunan hunian tetap di masa mendatang.(**)
Editor: Redaksi













