Home / Ekbis

Rabu, 29 Januari 2025 - 13:55 WIB

Saham PT Adhi Karya Melonjak Naik

Redaksi

Jakarta – Saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mulai bangkit setelah pada Desember 2024 saham ini mayoritas memerah.

 

Dikutip dari Investor.id , pada perdagangan 2 Januari dan 3 Januari 2025, saham BUMN konstruksi ADHI tiba-tiba loncat masing-masing +7,55% dan +8,77%.

 

Saham ADHI pun lebih laris dari biasanya. Di mana pada 3 Januari 2025 saham ADHI ditutup di 248, di mana sebanyak 22,58 juta saham ADHI ditransaksikan, frekuensi 1.969 kali, dan nilai transaksi Rp 5,41 miliar.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Tinjau Pasar Induk Lambaro

 

Saham Adhi Karya diakumulasi. Broker Mandiri Sekuritas membukakan net buy ADHI Rp 1,8 miliar, dan Aldiracita Sekuritas juga net buy Rp 1,1 miliar.

Baca Juga :  Satpol PP dan WH Aceh Besar Pantau Pasar Tradisional di Lambaro

 

Target Harga

 

Sementara itu, KB Valbury Sekuritas menyarankan pemodal untuk fokus pada beberapa saham, mulai di antaranya adalah ADHI pada perdagangan Senin (6/1/2025). Berikut strateginya:

 

ADHI

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok Senin 6 Januari 2025, Harga Minyak Goreng Curah dan Ikan Tongkol Naik

 

– Trading buy

 

– Target harga 278

 

– Level resistance 258, support 238

 

– Stop loss 218

 

Sebagai informasi saja, pemegang saham Adhi Karya per 30 November 2024 berjumlah 48.578 investor. Di mana Indonesia menguasasi 64,33% saham ADHI.

Share :

Baca Juga

Ekbis

Harga Minyak Dunia Turun, Namun Harga BBM di Indonesia Justru Alami Penyesuaian

Ekbis

Purnomo Prawiro Takut Sumpah Pocong Gegara Kasus Pencurian Saham

Daerah

Tingkatkan Perlindungan Nasabah, Bank Aceh Syariah Teken MoU dengan Kejati Aceh

Ekbis

Bank Aceh dan Muhammadiyah Jalin Kerja Sama Penyediaan Layanan Keuangan Perbankan

Ekbis

Pj Gubernur Safrizal Dukung Iklim Usaha, Terima Pengurus Kadin

Ekbis

M. Hendra Supardi Jadi Plt. Direktur Utama Bank Aceh

Ekbis

Pasca Lebaran, Harga Emas di Banda Aceh Anjlok ke Rp8,1 Juta per Mayam

Berita

Penunjukan Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank Aceh Masih dalam Tahap Kajian