Banda Aceh – Dinas Sosial Aceh resmi memulai babak baru kepemimpinan melalui prosesi serah terima jabatan (Sertijab) dari Pelaksana Tugas (Plt) kepada Kepala Dinas definitif yang berlangsung di Aula Utama Dinas Sosial Aceh, Senin (02 Maret 2026).
Acara ini dirangkaikan dengan rapat struktural perdana untuk memastikan kesinambungan program kesejahteraan sosial di Tanah Rencong.
Dalam prosesi tersebut, (Dr.Chaidir, S.E.,M.M) secara simbolis menyerahkan memori jabatan kepada (Budi Afrizal, SKM.,MKM). Transisi ini menandai penguatan otoritas manajerial dalam tubuh dinas untuk mengeksekusi kebijakan strategis secara lebih luas dan berkelanjutan.
Usai prosesi sertijab, Kepala Dinas definitif langsung memimpin rapat struktural bersama jajaran Kepala Bidang, Sekretaris, dan kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Dalam arahannya, beliau menekankan tiga poin utama:
- Validasi Data Terpadu: Memastikan bantuan sosial tepat sasaran melalui pemutakhiran data yang transparan.
- Respons Cepat Bencana: Meningkatkan kesiapsiagaan Tagana dan ketersediaan logistik di gudang-gudang penyangga.
- Inovasi Layanan Rehabilitasi: Modernisasi panti-panti sosial agar lebih inklusif dan humanis.
“Jabatan ini adalah amanah besar untuk menjawab tantangan kemiskinan dan masalah sosial di Aceh. Saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja dengan integritas tinggi dan meninggalkan pola kerja linier. Kita butuh akselerasi,” ujar Budi Afrizal dalam sambutannya.
Kepala Dinas juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pejabat Plt sebelumnya yang telah menjaga stabilitas organisasi dan menjalankan program-program krusial dengan baik selama masa transisi.
Dengan kepemimpinan definitif ini, Dinas Sosial Aceh berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota serta instansi vertikal lainnya guna mewujudkan Aceh yang lebih sejahtera dan mandiri secara sosial.
Editor: Redaksi













