Home / Aceh

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:38 WIB

Anggota DPRA Sofyan Puteh Meninggal Dunia di Lhokseumawe

REDAKSI

Foto almarhum Sofyan Puteh, anggota Komisi VII DPRA dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), yang dikabarkan meninggal dunia pada Senin (23/3/2026) dini hari di Lhokseumawe.

Foto almarhum Sofyan Puteh, anggota Komisi VII DPRA dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), yang dikabarkan meninggal dunia pada Senin (23/3/2026) dini hari di Lhokseumawe.

Banda Aceh – Kabar duka menyelimuti dunia politik Aceh. Salah satu putra terbaik daerah, Sofyan Puteh, yang menjabat sebagai anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), meninggal dunia pada Senin (23/3/2026) dini hari.

Sofyan Puteh mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 04.00 WIB di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM), Lhokseumawe, setelah sempat mengalami kondisi kesehatan yang menurun secara mendadak. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan sejawat dan masyarakat yang diwakilinya.

Informasi wafatnya Sofyan turut dikonfirmasi oleh Wakil Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh periode 2024–2029, Fuadri. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan keluarga, almarhum sebelumnya sempat mengeluhkan gejala asam urat pada malam sebelum meninggal dunia.

Baca Juga :  M Nasir Dilantik Sebagai Ketua Pengda Kagama Aceh

“Menurut informasi dari keluarga, beliau sempat merasakan gejala asam urat. Namun, kondisi beliau tiba-tiba menurun drastis tanpa diketahui penyebab pastinya. Setelah itu langsung dibawa ke rumah sakit, namun tak lama kemudian beliau meninggal dunia,” ujar Fuadri.

Sofyan Puteh dikenal sebagai sosok yang aktif dan berdedikasi dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Ia merupakan anggota DPRA dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang mewakili daerah pemilihan (Dapil) 5, yang meliputi wilayah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Baca Juga :  Aceh Dapat Alokasi Rp1,6 Triliun, Pemerintah Pusat Kembalikan DAK dan TKD 2026

Pada periode jabatannya saat ini, Sofyan tengah menjalani masa bakti keduanya di DPRA. Ia dipercaya duduk di Komisi VII yang membidangi Keistimewaan dan Kekhususan Aceh—sebuah bidang strategis yang berkaitan erat dengan identitas, otonomi, serta nilai-nilai lokal yang menjadi fondasi pemerintahan Aceh.

Selama menjabat, almarhum dikenal vokal dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya terkait isu-isu kekhususan daerah, pelestarian nilai adat, serta penguatan peran Aceh dalam bingkai otonomi khusus. Dedikasinya dalam dunia politik membuatnya dihormati oleh berbagai kalangan, baik di internal partai maupun lintas fraksi.

Baca Juga :  Puncak Perayaan Harhubnas di Aceh, Dishub Anugerahkan Penghargaan kepada Tokoh Transportasi dan Luncurkan Rute Baru Trans Koetaradja

Kepergian Sofyan Puteh menjadi kehilangan besar bagi DPRA dan masyarakat Aceh, terutama bagi konstituennya di Aceh Utara dan Lhokseumawe. Banyak pihak berharap semangat dan perjuangan almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus.

Saat ini, keluarga besar tengah mempersiapkan proses pemakaman, sementara ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai tokoh dan masyarakat yang mengenal sosok almarhum sebagai pribadi yang bersahaja dan berdedikasi tinggi.(**)

Editor: redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Hadiri Musda JMSI Aceh, Sekda Aceh Minta Media Beri Kritikan Kontrukstif

Aceh

Jembatan Bailey Kutablang Resmi Difungsikan,kendaraan yang dibatasi maksimal 30 ton

Aceh

Sekda Aceh Tinjau Pembangunan Gedung Utama MTQ Provinsi di Pijay : Progresnya Capai 91 Persen 

Aceh

Pondok Pesantren Kebakaran, Istri Gubernur Aceh Serahkan Bantuan untuk Santri Babul Maghfirah

Aceh

Serikat Pekerja Semen Andalas Salurkan Donasi bagi Korban Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Aceh

Aceh

Duka di Panti Geunaseh Sayang: Dinsos Aceh Sigap Urus Pemakaman Warga Lansia

Aceh

Presiden dan Kapolri Tiba di Aceh: Tinjau Lokasi Banjir dan Pemasangan Jembatan Bailey di Bireuen

Aceh

Worm Moon 3 Maret 2026, Gerhana Bulan Total Merah Hiasi Langit Aceh