Home / Aceh

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

FDK UIN Ar-Raniry Banda Aceh Laksanakan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan I Tahun 2026

REDAKSI

Wakil Rektor II UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag., bersama Dekan FDK, Prof. Dr. Kusmawati Hatta, dan para tamu undangan saat membuka acara Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan 1 Tahun 2026 di Aula Meeting Room Hotel Diana, Banda Aceh, Senin (13/7/2026). (Foto: Dok. FDK UIN Ar-Raniry)

Wakil Rektor II UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag., bersama Dekan FDK, Prof. Dr. Kusmawati Hatta, dan para tamu undangan saat membuka acara Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan 1 Tahun 2026 di Aula Meeting Room Hotel Diana, Banda Aceh, Senin (13/7/2026). (Foto: Dok. FDK UIN Ar-Raniry)

Banda Aceh — Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan 1 Tahun 2026, berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Republik Indonesia serta Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh. Kegiatan ini berlansung selama 6 hari mulai tanggal 13-18 Juli 2026, yang berlangsung di Aula Meeting Room Hotel Diana Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburahman, M.Ag yang diwakili oleh Wakil Rektor II Prof. Dr. Khairuddin, mengatakan bahwa “seorang pembimbing haji dan umrah dituntut untuk memiliki tiga hal utama: Pertama, kompetensi keilmuan, pemahaman manasik yang komprehensif. Kedua, Integritas dan dedikasi (amanah): Kesabaran dan keikhlasan dalam mengayomi jemaah dari berbagai latar belakang terutama lansia, perbedaan yang beragam. Ketiga, Kesiapan fisik dan mental, kemampuan mengelola dinamika di lapangan yang sering kali menantang”.

Baca Juga :  Disiplin dan Integritas, Fondasi Memajukan Pendidikan Aceh

Prof. Dr. Khairuddin menambahkan “kegiatan ini dilakukan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kapasitas pembimbing haji dan umrah yang kompeten dan bertanggung jawab terhadap sahnya ibadah jamaah, ini penting. Semoga semua peserta lulus dan mendapatkan sertifikasi supaya dapat membimbing jamaah haji dan umrah agar lebih baik”, ujarnya.

Baca Juga :  Warga Aceh–Melayu Selangor Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir Langkahan

Dekan FDK Prof. Dr. Kusmawati Hatta, dalam laporannya mengatakan bahwa peserta yang mengikuti sertifikasi ini sebanyak 55 orang, terdiri dari 42 orang laki-laki dan 13 Perempuan, semoga dimasa akan datang jumlah perempuan lebih banyak lagi yang mengikuti kegiatan ini.

Prof. Kusmawati menambahkan “melalui sertifikasi ini FDK berkomitmen untuk terus mencetak pembimbing yang berkompeten, profesional dan berakhlakul karimah. Sertifikasi ini bukan hanya formalitas melainkan standar kompetensi utama yang harus dimiliki untuk memastikan jamaah mendapatkan bimbingan yang benar secara syariat serta nyaman ketika menjalankan ibadahnya di tanah suci”, pungkasnya.

Baca Juga :  Sawah Seluas 89.582 Hektare di Aceh Terdampak Banjir, Kerugian Capai Rp1,1 Triliun

Dalam kegiatan ini turut hadir pimpinan FDK, Pimpinan UIN Ar-Raniry dan Perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, dan Perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Pusat baik secara langsung maupun melalui zoom meeting. [ ].

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Penyaluran Dana Desa 2026 di Aceh Capai Rp1,45 Triliun, Sembilan Daerah Tuntas 100 Persen

Aceh

Polisi Penggerebekan Tambang Emas Ilegal di Pegasing Aceh Tengah, 300 Karung Material Diamankan

Aceh

Pemerintah Bangladesh Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Aceh

Aceh

BSI Region Aceh Distribusikan 282 Hewan Kurban di Wilayah Aceh

Aceh

Apresiasi Kemendikdasmen, Kadisdik Aceh: Pendidikan Paling Cepat Kemajuannya Pascabencana

Aceh

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Aceh Berpotensi Rugikan Negara Rp1 Triliun per Tahun

Aceh

Kapolda Aceh Hadiri Pengukuhan Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Masa Bhakti 2026–2031

Aceh

Polda Aceh Peringati Maulid dan Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri