Home / Parlementarial / Pemerintah

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:35 WIB

Angka Pengangguran Banda Aceh Melampaui Nasional, Ketua DPRK Desak Sektor Swasta Perbanyak Serapan Kerja

REDAKSI

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, dorong swasta serap lebih banyak tenaga kerja untuk tekan angka pengangguran di Banda Aceh, Minggu 08/03/2026.

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, dorong swasta serap lebih banyak tenaga kerja untuk tekan angka pengangguran di Banda Aceh, Minggu 08/03/2026.

Banda Aceh – Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, mendorong pihak swasta untuk lebih proaktif dalam menyerap tenaga kerja guna menekan angka pengangguran di Ibu Kota Provinsi Aceh. Saat ini, tingkat pengangguran di Banda Aceh tercatat masih sangat tinggi, bahkan telah melampaui angka pengangguran nasional.

Dalam keterangannya pada Minggu (8/3/2026), politisi muda PKS tersebut menegaskan bahwa penuntasan masalah pengangguran merupakan tanggung jawab kolektif antara Pemerintah Kota, DPRK, dan sektor swasta.

“Untuk menyelesaikan pengangguran, maka pihak swasta harus ikut berkontribusi, karena sektor swastalah yang saat ini mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak,” ujar Irwansyah.

Baca Juga :  Anggota DPRA Minta Pemkab dan Penegak Hukum Tertibkan Biliar di Aceh Tenggara yang Dijadikan Judi

Kritik Terhadap Penyaluran KUR dan Paradoks UMKM

Irwansyah juga menyoroti adanya kondisi paradoks di Banda Aceh. Meski data menunjukkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah disalurkan kepada puluhan ribu pelaku UMKM, namun angka pengangguran di lapangan tidak kunjung menurun. Ia mempertanyakan efektivitas bantuan tersebut dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Selain itu, ia meminta pihak perbankan mempermudah syarat pembiayaan bagi pengusaha pemula.

Kendala Pengalaman: Selama ini KUR mewajibkan adanya pengalaman usaha.

Logika Kebijakan: Irwansyah mempertanyakan bagaimana pengusaha baru bisa memiliki pengalaman jika mereka baru saja didorong untuk memulai usaha demi menekan pengangguran.

Baca Juga :  142 Petugas HUT RI Aceh Besar Ikuti Diklat

Tantangan SDM: Ribuan Lulusan vs Kesiapan Kerja

Kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja juga menjadi sorotan. Meski perguruan tinggi meluluskan ribuan alumni setiap tahun, serapan tenaga kerja tetap minim.

Senada dengan hal itu, Ketua Komisi II DPRK, M Zidan Al Hafidh, menekankan pentingnya pendampingan agar usaha potensial bisa “naik kelas”. Zidan juga menyoroti karakteristik Gen Z yang dinilai cepat bosan di dunia kerja karena terpapar banyak informasi namun tidak mendalam.

Dari sudut pandang pemberi kerja, pelaku usaha di sektor perhotelan mengungkapkan beberapa catatan penting mengenai kualitas SDM muda, di antaranya:

Baca Juga :  Anggota DPRA Dapil X bentuk forum aspiratif untuk respon keluhan masyarakat

Rendahnya tingkat kegigihan dan loyalitas.

Kurangnya jiwa hospitality (keramahtamahan).

Bahkan, membiasakan budaya senyum kepada pelanggan masih menjadi tantangan besar.

Lulusan Siap Pakai Namun Minim Serapan

Di sisi lain, Kepala BPVP Aceh, Rahmad Faisal, menyatakan bahwa pihaknya menyediakan 12 jurusan pelatihan (seperti las, barista, hingga pembuatan kue) yang lulusannya sudah tersertifikasi dan siap kerja sesuai kebutuhan pasar.

Namun, catatan BPVP menunjukkan fakta memprihatinkan: hanya sebagian kecil lulusan pelatihan yang terserap ke dunia kerja, sementara sisanya tidak diketahui arah tujuannya. Pihak BPVP berkomitmen untuk terus memodernisasi program pelatihan guna menjawab tantangan ini.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Wali Kota dan Ketua DPRK Serahkan Atribut Baru untuk Jukir di Banda Aceh

Pemerintah

Disdik Aceh Resmikan Collaborative Learning Space, Ketua Komisi VI DPRA: Kami Mendukung Penuh

Pemerintah

Gubernur Aceh Serahkan SK Kepada 618 Calon ASN: Wajah Negara dan Garda Terdepan Pelayanan Publik

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Minta PLN Beri Kompensasi atas Pemadaman Listrik

Pemerintah

Kadishub Aceh Cek Transportasi Jelang Mudik Lebaran 2026

Aceh Besar

Camat Husaini Dorong Sekolah Jadi Ruang Nyaman Belajar dan Ramah Anak

Pemerintah

Plt. Kadisdik Aceh: Guru Tak Hanya Mengajar, Tapi Menuntun ke Surga

Parlementarial

Sekretariat DPRA Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal