Home / Internasional

Sabtu, 4 April 2026 - 22:18 WIB

Tiga Personel UNIFIL Asal Indonesia Terluka Akibat Ledakan di Lebanon Selatan

REDAKSI

Personel Satgas TNI yang tergabung dalam misi UNIFIL saat melakukan patroli rutin di wilayah Lebanon Selatan beberapa waktu lalu. Insiden ledakan di El Adeisse (3/4) mengakibatkan tiga personel asal Indonesia mengalami luka-luka. (Foto: Dok. PBB/Ilustrasi)

Personel Satgas TNI yang tergabung dalam misi UNIFIL saat melakukan patroli rutin di wilayah Lebanon Selatan beberapa waktu lalu. Insiden ledakan di El Adeisse (3/4) mengakibatkan tiga personel asal Indonesia mengalami luka-luka. (Foto: Dok. PBB/Ilustrasi)

Lebanon – Situasi keamanan di perbatasan Lebanon-Israel kembali mencapai titik kritis. Pada Jumat sore (3/4/2026), tiga prajurit penjaga perdamaian asal Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dilaporkan menjadi korban luka akibat ledakan di wilayah El Adeisse.

​Kronologi Kejadian

​Insiden terjadi di dalam salah satu fasilitas milik PBB yang terletak di area perbatasan sensitif. Berdasarkan informasi yang dihimpun:

​Lokasi: Fasilitas PBB dekat El Adeisse, Lebanon Selatan.

Baca Juga :  Renovasi Mataf oleh Waskita Karya Perluas Kapasitas Jemaah di Masjidil Haram

​Waktu: Jumat sore, 3 April 2026.

​Dugaan Penyebab: Sumber keamanan PBB melalui AFP menyebutkan ledakan diduga kuat berasal dari tembakan tank militer Israel yang mengenai area sekitar fasilitas tersebut.

​Kondisi Korban

​Pihak PBB mengonfirmasi bahwa ketiga korban merupakan warga negara Indonesia (WNI). Pasca-kejadian, ketiganya segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat dengan rincian kondisi sebagai berikut:

​Dua Personel: Mengalami luka serius.

​Satu Personel: Mengalami luka ringan.

Baca Juga :  Trump Ancam Putus Dagang dengan Spanyol Usai Tolak Penggunaan Pangkalan Militer untuk Serang Iran

​Eskalasi Konflik dan Risiko Misi

​Peristiwa ini memperpanjang catatan kelam bagi kontingen Indonesia di Lebanon. Diketahui bahwa beberapa hari sebelumnya, tiga personel asal Indonesia lainnya telah dinyatakan gugur dalam insiden terpisah di wilayah yang sama.

​”Indonesia merupakan salah satu kontributor terbesar pasukan perdamaian PBB. Tugas mereka meliputi penjagaan gencatan senjata, perlindungan warga sipil, dan stabilitas kawasan.”

​Desakan Internasional

​Meningkatnya intensitas serangan militer Israel di Lebanon selatan memicu kekhawatiran global terhadap keselamatan personel PBB. Komunitas internasional mendesak seluruh pihak yang bertikai untuk:

Baca Juga :  Israel Kembali Serang Gaza Ledakan Bom Hancurkan Rumah Warga

​Menghormati mandat dan keberadaan pasukan UNIFIL.

​Menjamin keselamatan personel perdamaian sesuai dengan hukum internasional.

​Hingga saat ini, penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti ledakan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang PBB. Insiden ini menjadi pengingat nyata atas risiko tinggi yang dihadapi para penjaga perdamaian dalam menjalankan misi kemanusiaan di garis depan konflik dunia.

Editor: RedaksiSumber: https://CNBCIndonesia.com

Share :

Baca Juga

Internasional

Lula Kritik Keras AS Terkait Eskalasi di Iran: “Dunia Jangan Terjebak Pola Masa Lalu”

Internasional

PENGAKUAN DUNIA! Prof. Anies Baswedan Raih Penghargaan Bergengsi dari Universitas Wageningen, Belanda

Internasional

Puasa di Tengah Bayang Konflik Iran–Amerika, Doa Damai Menggema di Bulan Ramadan

Aceh

Pertemuan Wali Nanggroe Aceh dengan Kementrian Pendidikan Singapura : Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Internasional

40 Fasilitas Energi Hancur, Konflik Iran–AS–Israel Picu Krisis Minyak Dunia

Internasional

Iran Bantah Tembakkan Rudal ke Turki

Internasional

Trump Ancam Putus Dagang dengan Spanyol Usai Tolak Penggunaan Pangkalan Militer untuk Serang Iran

Aceh

Malaysia Kirim 2 Ton Obat ke Aceh