Home / Pendidikan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:20 WIB

Murthalamuddin Ajak Guru Menulis: “Bahasa Bisa Menggerakkan Bangsa

REDAKSI

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, memberikan arahan saat membuka Bimbingan Teknis Penulisan dan Penerbitan Buku di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Banda Aceh, Rabu (13/5/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, memberikan arahan saat membuka Bimbingan Teknis Penulisan dan Penerbitan Buku di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Banda Aceh, Rabu (13/5/2026).

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengingatkan pentingnya kekuatan bahasa dan literasi dalam membangun peradaban bangsa. Pesan itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan dan Penerbitan Buku bertema “Menulis Budaya, Mewariskan Identitas” yang digelar MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Banda Aceh di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Rabu, 13 Mei 2026.

Di hadapan puluhan guru Bahasa Indonesia, Murthalamuddin menyebut sejarah dunia menunjukkan bahwa perang, perdamaian, hingga lahirnya peradaban besar tidak pernah lepas dari kekuatan bahasa.

“Banyak kehebatan di dunia ini lahir dari bagaimana orang mengagitasi sesuatu dengan bahasa. Bagaimana bangsa bergerak, perang terjadi, hingga peradaban dibangun, semua tidak lepas dari fungsi bahasa,” ujar Murthalamuddin.

Baca Juga :  FDK UIN Ar-Raniry, UnIPSAS dan UNISSA Sukses Laksanakan PKM Kolaborasi Internasional

Menurutnya, rendahnya kemampuan berpikir kritis generasi muda saat ini salah satunya dipengaruhi lemahnya budaya membaca dan menulis. Ia menilai literasi bukan sekadar kemampuan teknis, melainkan fondasi utama membangun cara berpikir masyarakat.

Murthalamuddin, yang mengaku berlatar pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari keresahannya melihat minimnya tradisi menulis di kalangan intelektual dan pendidik.

“Hari ini berapa banyak profesor, ilmuwan, atau orang-orang pintar yang mau menulis dan menyebarkan pikirannya di ruang publik atau media sosial?” katanya.

Baca Juga :  Buka Puasa Bersama, SMAN 13 Banda Aceh Perkuat Ukhuwah dan Karakter Siswa

Ia membandingkan kondisi sekarang dengan masa perjuangan kemerdekaan Indonesia yang dipenuhi tokoh-tokoh intelektual dengan budaya membaca dan menulis yang kuat.

Dalam pidatonya, Murthalamuddin juga menyinggung pentingnya Al-Qur’an sebagai dasar literasi. Ia menilai ayat pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW, yakni perintah membaca, menjadi bukti bahwa Islam sangat menekankan tradisi ilmu pengetahuan.

“Al-Qur’an pertama kali memerintahkan kita membaca, bukan melihat atau mendengar. Membaca melahirkan banyak perspektif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi perpustakaan sekolah yang masih didominasi buku pelajaran. Menurutnya, siswa perlu diperkenalkan dengan lebih banyak buku inspiratif, motivasi, dan karya sastra agar minat baca tumbuh secara alami.

Baca Juga :  Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Konsulat Singapura dan Ngee Ann Polytechnic Kunjungi Disdik Aceh

Karena itu, Murthalamuddin mendorong para guru mulai aktif menulis buku. Ia bahkan berencana memfasilitasi karya guru agar dapat diterbitkan dan masuk ke sekolah-sekolah sebagai bahan bacaan siswa mulai tahun 2027.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang SMA dan PKLK Disdik Aceh, Syarwan Joni, Kepala Kantor PT Penerbit Erlangga Perwakilan Aceh, Safriadi Syamsudin, serta Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Banda Aceh, Fatimah.

Bimtek itu menghadirkan pemateri Wibdeari Hapsari selaku Chief Editor Buku Anak dan Umum serta Yarmen Dinamika, Tenaga Ahli Disdik Aceh Bidang Peningkatan Kompetensi Literasi.[]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Profesor dan Disdik Aceh Duduk Satu Meja, Rumuskan Arah Pendidikan hingga 2045

Pendidikan

BPSDM Aceh Buka Pelatihan Bahasa untuk Persiapan Studi Luar Negeri

Pendidikan

Disdik Aceh Larang Perpisahan Mewah dan Tamasya, Sekolah Diminta Peka Pascabencana

Pendidikan

Dinas Pendidikan Aceh Serukan Penggalangan Donasi untuk Guru, Tendik dan Siswa Terdampak Banjir Aceh

Pendidikan

Kadisdik Aceh Tinjau Rehab SLB Negeri Aceh Timur, Pastikan Fasilitas Ramah Disabilitas

Aceh

Kadisdik Aceh Tinjau Pelaksanaan MPLS di Empat Sekolah Unggulan di Aceh Tengah dan Bener Meriah

Aceh

Apresiasi Kemendikdasmen, Kadisdik Aceh: Pendidikan Paling Cepat Kemajuannya Pascabencana

Berita

Dinas Pendidikan Aceh Sambut Program “Go to School” Bersama KPI Aceh