Kuala Lumpur – Sebuah kapal yang mengangkut puluhan Warga Negara Asing (WNA) dilaporkan tenggelam di perairan Malaysia pada Minggu (17/5/2026). Insiden maut tersebut mengakibatkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia, sementara 23 penumpang lainnya dilaporkan selamat.
Otoritas maritim dan tim penyelamat setempat langsung mengerahkan operasi Search and Rescue (SAR) darurat setelah menerima laporan mengenai adanya kapal yang terbalik dan karam di tengah laut.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga dipicu oleh kombinasi cuaca buruk, gelombang tinggi, serta kondisi kapal yang sarat muatan. Tim SAR gabungan yang dibantu oleh nelayan lokal bergegas melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian sejak Minggu kemarin untuk mengevakuasi para korban.
”Fokus utama tim di lapangan adalah menyelamatkan penumpang yang masih bertahan di laut. Sebanyak 23 korban selamat telah berhasil dievakuasi, namun sayangnya 16 orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” jelas perwakilan otoritas keselamatan maritim setempat dalam keterangannya.
Seluruh korban selamat yang berjumlah 23 orang kini telah dilarikan ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Sebagian besar korban mengalami dehidrasi berat, hipotermia, serta trauma psikologis akibat terombang-ambing di lautan.
Sementara itu, 16 jenazah korban tewas telah dibawa ke rumah sakit setempat untuk proses autopsi. Pihak berwenang Malaysia saat ini sedang melakukan koordinasi intensif dengan kedutaan besar negara-negara terkait guna mengidentifikasi identitas resmi dan asal-usul para WNA tersebut.
Aparat penegak hukum Malaysia telah membuka penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini. Petugas tengah memeriksa legalitas manifes pelayaran, kelaikan kapal, serta dugaan adanya pelanggaran kapasitas muatan (overloading) yang kerap menjadi pemicu utama kecelakaan laut di wilayah tersebut.
Editor: Redaksi









