Banda Aceh – Sebuah kios berkonstruksi kayu milik Nurmasyitah (53) terbakar di Jalan T Nyak Arief, tepatnya di sebelah kiri setelah Jembatan Lamnyong arah Simpang Mesra, Gampong Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (17/4/2026).
Peristiwa kebakaran tersebut sempat menghebohkan warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan itu karena api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan kios.
Kapolresta Banda Aceh, Andi Kirana melalui Kasat Reskrim, Miftahuda Dizha Fezuono, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik.
“Dari kejadian kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta,” ujar Kompol Dizha.
Ia menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.20 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian samping dinding kios sebelum kemudian membesar.
Karena bangunan kios terbuat dari material kayu dan kondisi saat itu disertai angin kencang, api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan.
Melihat kejadian tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi langsung menghubungi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Banda Aceh melalui layanan Call Center 110 serta menghubungi Pos Pemadam Kebakaran Simpang Mesra.
Personel piket Reskrim, Unit Identifikasi, serta personel SPKT Polresta Banda Aceh kemudian langsung menuju lokasi kejadian untuk membantu proses pemadaman bersama masyarakat sekitar.
Sekitar pukul 11.25 WIB, dua unit armada pemadam kebakaran dari Pos Simpang Mesra tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar kawasan tersebut.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.15 WIB setelah petugas berjibaku melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.
Dari keterangan salah seorang penjaga kios, ia meninggalkan kios sekitar pukul 07.00 WIB untuk pergi minum kopi di kawasan Syiah Kuala. Namun saat kembali sekitar pukul 12.00 WIB, ia mendapati kios yang ditempatinya sudah dalam kondisi terbakar dan sedang dipadamkan petugas pemadam kebakaran.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Banda Aceh, Handayani, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan instalasi listrik.
Menurutnya, kondisi bangunan semi permanen atau berbahan kayu memiliki risiko tinggi apabila terjadi korsleting listrik maupun sumber api lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha agar tetap aman dan sesuai standar. Kebakaran akibat arus pendek listrik masih menjadi salah satu penyebab dominan terjadinya musibah kebakaran di kawasan permukiman,” ujar Handayani.
Ia juga meminta masyarakat agar segera melapor kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko kerugian dapat diminimalisir.
“Respons cepat masyarakat dalam melaporkan kejadian sangat membantu proses penanganan di lapangan sehingga api tidak meluas ke bangunan lain,” katanya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran tersebut. (ADV)
Editor: Redaksi









