Home / Berita

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:37 WIB

Blackout Sumatera: Bareskrim Polri Terjunkan Tim Khusus Selidiki Penyebab Pemadaman Massal

REDAKSI

Jaringan transmisi kelistrikan yang menjadi jalur utama pemasok listrik. Kerusakan komponen akibat cuaca buruk diduga menjadi pemicu gangguan sistem kelistrikan Sumatera, dan saat ini investigasi awal belum menemukan indikasi sabotase.

Jaringan transmisi kelistrikan yang menjadi jalur utama pemasok listrik. Kerusakan komponen akibat cuaca buruk diduga menjadi pemicu gangguan sistem kelistrikan Sumatera, dan saat ini investigasi awal belum menemukan indikasi sabotase.

Sumatera – Pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera pada Jumat malam, 22 Mei 2026, kini dalam penyelidikan intensif aparat kepolisian. Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menerjunkan tim khusus untuk menelusuri penyebab utama gangguan yang sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat, layanan publik, hingga sektor usaha tersebut.

​Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Moh. Irhamni, mengonfirmasi bahwa tim penyidik telah turun langsung ke lokasi titik gangguan transmisi Sutet 175-176 di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

​“Tim turun untuk mengecek langsung lokasi gangguan dan mengumpulkan bukti teknis di lapangan,” ujar Irhamni dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

Baca Juga :  Hari Keenam Tanggap Darurat, Sekda Aceh Instruksikan Percepatan Distribusi Logistik dan Pemulihan Akses

​Gandeng Puslabfor dan PLN, Belum Ada Indikasi Sabotase

​Dalam proses investigasi ini, Dittipidter Bareskrim menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri serta pihak PT PLN (Persero). Pemeriksaan mendalam dilakukan terhadap komponen transmisi yang mengalami kerusakan, di mana material berupa konduktor yang putus telah diamankan untuk dianalisis lebih lanjut.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi belum menemukan adanya unsur kesengajaan ataupun sabotase dalam insiden ini.

​“Dugaan awal masih mengarah pada faktor teknis dan kondisi cuaca,” kata Irhamni singkat.

​Sebelumnya, pihak PLN menyebut bahwa gangguan besar ini dipicu oleh cuaca buruk yang memengaruhi sistem transmisi 275 kV di jalur Muaro Bungo-Sungai Rumbai, Jambi. Kerusakan tersebut kemudian memicu efek berantai pada jaringan kelistrikan Sumatera hingga menyebabkan sejumlah pembangkit mengalami gangguan operasi.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Apresiasi Presiden Prabowo: Aspirasi Warga Aceh Didengar, Polemik Empat Pulau Berakhir

​Permintaan Maaf PLN dan Langkah Pemerintah

​Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia memastikan seluruh personel PLN terus bekerja maksimal di lapangan untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.

​Merespons insiden ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meminta PLN segera memperkuat sistem backbone kelistrikan Sumatera guna mengantisipasi gangguan serupa di masa mendatang. Penguatan tersebut mencakup:

​Pembangunan jaringan transmisi 500 kV dan 275 kV.

​Peningkatan keandalan subsistem di setiap provinsi.

Baca Juga :  Momen Hangat Kapolri Kunjungi Keluarga AKP Anumerta Lusiyanto, Ungkap Dukacita Mendalam

​Progress Pemulihan Jaringan Listrik

​Hingga Sabtu malam, 23 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, PLN mencatat proses pemulihan telah berlangsung signifikan dengan rincian data sebagai berikut:

Sektor Pemulihan Jumlah / Kapasitas

Pelanggan Pulih Lebih dari 8,5 juta pelanggan (dari total 13,1 juta terdampak)

Beban Sistem Pulih 3.431,21 MW (dari total beban terdampak 5.334 MW)

Gardu Induk Normal 176 gardu induk telah kembali beroperasi

Insiden blackout ini menjadi salah satu gangguan kelistrikan terbesar di Sumatera dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah dan PLN kini didorong untuk terus memperkuat ketahanan infrastruktur energi nasional agar sistem kelistrikan tetap stabil di tengah ancaman cuaca ekstrem.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Penyelundupan Satu Kilogram Sabu Tujuan Kendari Digagalkan, Dua Orang Buron

Berita

Buka Turnamen Sepak Bola, Syech Muharram Minta Pemain Junjung Tinggi Sportifitas dan Tegakkan Syariat Islam Dalam Berolahraga

Berita

Prabowo Terima Laporan Penyelamatan Rp31,3 Triliun dan Aset Hutan Rp370 Triliun

Berita

Pemerintah Aceh Kirim 3 Ton Ikan dan Bantuan Pangan ke Wilayah Terisolir Lewat Jalur Laut

Berita

Satukan Kekuatan Bangun Aceh Besar, Syech Muharram Beri Instruksi Pada Apel Imum Mukim dan Keuchik Se-Aceh Besar

Berita

Bupati Aceh Besar Hadiri Pembukaan Kontes Kambing dan Domba di Lanud SIM

Berita

BSI dan Wali Nanggroe Bahas Kolaborasi Pembangunan Aceh

Berita

Forsiar Gelar Halal Bihalal, Peusijuek dan Pengukuhan Pengurus 2025-2030