Aceh Besar – Anggota Komisi IV DPRK Aceh Besar, Satria Maulana Putra, SE., MM., mengajak sekaligus menghimbau masyarakat Aceh Besar untuk melaksanakan shalat istisqa’ sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda daerah tersebut.
Ajakan itu disampaikan sebagai respons atas informasi yang diterima dari Kepala Dinas PUPR Aceh Besar, Ir. Syahrial Amanullah, ST., selaku mitra kerja Komisi IV DPRK Aceh Besar. Menurutnya, kemarau berkepanjangan telah menyebabkan debit air irigasi menurun sehingga sebagian areal persawahan di Aceh Besar mengalami kekeringan.
Sebagai langkah penanganan, Dinas PUPR Aceh Besar telah menggelar rapat pengaturan jadwal penggiliran air irigasi Krueng Aceh di Balee Tani Bangunan Bagi Utama BKA.KN.11, Gampong Atong, Kecamatan Montasik, pada Rabu (22/7/2026).
Pengaturan tersebut dilakukan karena debit air yang masuk tidak lagi sebanding dengan kebutuhan pengambilan air untuk mengairi lahan pertanian.
“Kami telah menyampaikan apa yang menjadi keluhan masyarakat, khususnya para petani, terkait berkurangnya debit air pada saluran irigasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Kami juga mengapresiasi kinerja Dinas PUPR Aceh Besar yang telah merespons persoalan ini dengan menetapkan jadwal penggiliran air secara adil dan merata, meskipun kebutuhan air para petani belum dapat terpenuhi secara maksimal akibat kemarau panjang,” ujar Satria.
Selain itu, Satria juga mengimbau Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Besar agar mengajak masyarakat melaksanakan shalat istisqa’ sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama.
“Ini merupakan ujian dari Allah SWT. Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua serta segera menurunkan hujan agar kondisi pertanian di Aceh Besar kembali pulih,” pungkasnya.(*)
Editor: Redaksi









