Home / Aceh

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:04 WIB

Satria Maulana Ajak Masyarakat Aceh Besar Gelar Shalat Istisqa, Respon Kemarau dan Krisis Air Irigasi

REDAKSI

Anggota Komisi IV DPRK Aceh Besar, Satria Maulana Putra, memberikan keterangan terkait penanganan dampak musim kemarau yang memicu kekeringan areal persawahan di Kabupaten Aceh Besar, Rabu (22/7/2026).

Anggota Komisi IV DPRK Aceh Besar, Satria Maulana Putra, memberikan keterangan terkait penanganan dampak musim kemarau yang memicu kekeringan areal persawahan di Kabupaten Aceh Besar, Rabu (22/7/2026).

Aceh Besar – Anggota Komisi IV DPRK Aceh Besar, Satria Maulana Putra, SE., MM., mengajak sekaligus menghimbau masyarakat Aceh Besar untuk melaksanakan shalat istisqa’ sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda daerah tersebut.

Ajakan itu disampaikan sebagai respons atas informasi yang diterima dari Kepala Dinas PUPR Aceh Besar, Ir. Syahrial Amanullah, ST., selaku mitra kerja Komisi IV DPRK Aceh Besar. Menurutnya, kemarau berkepanjangan telah menyebabkan debit air irigasi menurun sehingga sebagian areal persawahan di Aceh Besar mengalami kekeringan.

Baca Juga :  Bahas Ranqan RPJMA 2025-2029, Pemerintah Aceh Apresiasi DPRA

Sebagai langkah penanganan, Dinas PUPR Aceh Besar telah menggelar rapat pengaturan jadwal penggiliran air irigasi Krueng Aceh di Balee Tani Bangunan Bagi Utama BKA.KN.11, Gampong Atong, Kecamatan Montasik, pada Rabu (22/7/2026).

 Pengaturan tersebut dilakukan karena debit air yang masuk tidak lagi sebanding dengan kebutuhan pengambilan air untuk mengairi lahan pertanian.

Baca Juga :  21 Tahun Tsunami Aceh: Ribuan Warga Zikir dan Doa Bersama di Masjid Raya Baiturrahman

“Kami telah menyampaikan apa yang menjadi keluhan masyarakat, khususnya para petani, terkait berkurangnya debit air pada saluran irigasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Kami juga mengapresiasi kinerja Dinas PUPR Aceh Besar yang telah merespons persoalan ini dengan menetapkan jadwal penggiliran air secara adil dan merata, meskipun kebutuhan air para petani belum dapat terpenuhi secara maksimal akibat kemarau panjang,” ujar Satria.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Perubahan APBA 2025 di DPR Aceh

Selain itu, Satria juga mengimbau Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Besar agar mengajak masyarakat melaksanakan shalat istisqa’ sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama.

“Ini merupakan ujian dari Allah SWT. Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua serta segera menurunkan hujan agar kondisi pertanian di Aceh Besar kembali pulih,” pungkasnya.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Pemerintah Aceh Ambil Langkah Strategis Jamin Ketersediaan BBM Bersubsidi dan LPG 3 Kg

Aceh

Bank Aceh Syariah Rayakan HUT ke-52: Satukan Langkah Bangun Aceh, Kuatkan Komitmen untuk Mandiri dan Sejahtera

Wali Nanggroe aceh

Wali Nanggroe Tinjau Korban Banjir dan Longsor, Pastikan Penanganan Pasca-Bencana Berjalan Serius

Aceh

Kapolda Aceh Salat Gaib, Zikir, dan Doa Bersama Sahabat Ojol

Aceh

Mukarramah Fadhlullah Ajak Kader PKK Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Aceh

Kadisdik Aceh Apresiasi Prestasi Siswa SMAN 7 dan SMA Labschool Banda Aceh di Ajang Internasional JDIE 2025 di Jepang

Aceh

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo Disambut Adat Aceh di Bandara SIM

Aceh

Serikat Pekerja Semen Andalas Salurkan Donasi bagi Korban Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Aceh