Home / Pendidikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:55 WIB

SRMA 1 Aceh Besar Kirim 36 GTK Dampingi SRT 1 Nagan Raya, Perkuat Ekosistem Sekolah Rakyat

REDAKSI

Sebanyak 36 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dari SRMA 1 Aceh Besar diterjunkan untuk mendampingi SRT 1 Kabupaten Nagan Raya.

Sebanyak 36 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dari SRMA 1 Aceh Besar diterjunkan untuk mendampingi SRT 1 Kabupaten Nagan Raya.

BANDA ACEH — Sebanyak 36 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 1 Aceh Besar diterjunkan untuk memberikan pendampingan kepada Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Nagan Raya.

Kepala SRMA 1 Aceh Besar, Ilza Satriadi, menyampaikan bahwa kehadiran para GTK tersebut bertujuan untuk membantu pekerjaan administratif sekaligus menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Langkah ini dilakukan untuk saling menguatkan antar-satuan pendidikan dan membangun ekosistem Sekolah Rakyat yang semakin solid.

Pendampingan berlangsung selama periode 4 hingga 14 Agustus 2026 dan dibagi ke dalam dua gelombang:

  • Tim I: Bertugas pada 4–9 Agustus 2026.
  • Tim II: Bertugas pada 9–14 Agustus 2026.
Baca Juga :  Dosen di AS Keluhkan Rendahnya Kemampuan Membaca Mahasiswa Gen-Z, Standar Akademik Terpaksa Diturunkan

Masing-masing tim berkekuatan 18 personel yang terdiri atas unsur guru, wali asuh, wali asrama, operator sekolah, serta tenaga kependidikan/staf tata usaha. Pembagian dua gelombang ini diterapkan agar pendampingan berjalan optimal tanpa mengganggu operasional pembelajaran maupun pengelolaan asrama di SRMA 1 Aceh Besar.

Profil SRT 1 Nagan Raya

SRT 1 Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu Sekolah Rakyat permanen yang baru aktif beroperasi sejak 31 Juli 2026. Sekolah yang berlokasi di Kompleks Perkantoran Suka Makmur, Desa Kuta Blang, Kabupaten Nagan Raya ini menyelenggarakan tiga jenjang pendidikan:

  • Sekolah Rakyat Dasar (SRD)
  • Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP)
  • Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA)
Baca Juga :  Mahasiswa Prodi Kesehatan Jalani Praktik Lapangan dan MMD di Puskesmas Darul Kamal

Saat ini, total peserta didik di SRT 1 Nagan Raya mencapai 330 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari 270 siswa asal Kabupaten Nagan Raya (masing-masing 90 siswa untuk tingkat SD, SMP, dan SMA) serta 60 siswa titipan dari SRT 10 Kabupaten Aceh Selatan (30 siswa di antaranya merupakan bagian dari total kuota titipan tersebut).

Fokus Pendampingan

Dalam pelaksanaannya, pendampingan dari GTK SRMA 1 Aceh Besar mencakup dua area utama:

1. Bidang Administrasi Sekolah: Membantu penyusunan kebutuhan awal operasional, seperti jadwal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), pembagian kelas untuk jenjang SRD, SRMP, dan SRMA, serta penataan administrasi sekolah lainnya.

Baca Juga :  Ari Maulana, Mahasiswa KPI UIN Ar-Raniry, Pahami Pentingnya Kekayaan Intelektual melalui Edukasi Kemenkumham

2. Bidang Pengasuhan dan Pengasramaan: Berbagi pengalaman dengan wali asuh dan wali asrama setempat mengenai pola pendampingan peserta didik, pengelolaan asrama, pembagian tugas, mekanisme pembinaan karakter, hingga penyusunan SOP dan tata tertib asrama yang aman dan nyaman.

Ilza menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah milik bersama yang membutuhkan kolaborasi dan saling menguatkan. Praktik baik yang telah diterapkan dan dievaluasi di Aceh Besar diharapkan dapat dibagikan untuk mendukung pengembangan SRT 1 Nagan Raya, begitu pula sebaliknya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tekankan Kinerja Maksimal ASN

Pendidikan

Kuliah Umum di Unpri Medan, Kapolda Aceh Angkat tema ” Local Wisdom dalam Merawat Kamtibmas dan Penegakan Hukum

Pendidikan

Siswa Aceh Torehkan Prestasi di OSN Nasional 2025

Pendidikan

Polda Aceh dan Universitas Teuku Umar Teken MoU, Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat

Pendidikan

Peringati HTTS 2026, UIN Ar-Raniry Kolaborasi dengan Pemko Banda Aceh Edukasi Bahaya Rokok dan KTR

Aceh

DEKAN FDK UCAPKAN SELAMAT ATAS PERESMIAN LABORATORIUM PROF. ALI HASJMY PRODI KESOS

Internasional

PENGAKUAN DUNIA! Prof. Anies Baswedan Raih Penghargaan Bergengsi dari Universitas Wageningen, Belanda

Pemerintah

Siswi SMAN 1 Matangkuli Tembus Beasiswa Global, Bangkit dari Kegagalan Menuju Dunia Internasional