Home / Kesehatan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Dinas Kesehatan Simeulue Terbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi untuk SPPG Desa Latak Ayah

REDAKSI

Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue secara resmi menerbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Latak Ayah, Kecamatan Simeulue Cut.

Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue secara resmi menerbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Latak Ayah, Kecamatan Simeulue Cut.

Simeulue – Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, secara resmi menerbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Latak Ayah, Kecamatan Simeulue Cut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue, Heri Herwanto, menyampaikan bahwa penyerahan SLHS ini dilakukan setelah dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut melalui serangkaian proses pemeriksaan dan penilaian.

“Kini, SPPG Desa Latak Ayah, Kecamatan Simeulue Cut, Kabupaten Simeulue, memiliki sertifikat higiene. Sertifikat itu wajib dimiliki setiap SPPG yang melayani program MBG,” ujar Heri di Simeulue, Rabu.

Baca Juga :  Wakil Bupati Aceh Besar Ikuti Groundbreaking 205 Unit SPPG Polri untuk Dukung Program Pangan dan Gizi

Menerapkan Standar Pemeriksaan Ketat

Heri menjelaskan, proses evaluasi untuk memperoleh SLHS mencakup beberapa indikator utama, antara lain:

  • Kebersihan lingkungan dapur
  • Ketersediaan dan kelayakan fasilitas sanitasi
  • Tata cara pengelolaan bahan makanan
  • Proses pengolahan hingga teknik penyajian makanan

“Setelah melalui proses pemeriksaan dan penilaian secara ketat, barulah kita terbitkan sertifikat SLHS. Dengan adanya sertifikat ini, SPPG tersebut dinilai sudah memenuhi syarat,” terangnya.

Baca Juga :  RSUDZA Ukir Sejarah: Berhasil Realisasikan Terapi Sel Punca Perdana untuk Pasien Cedera Tulang Belakang

Masa Berlaku dan Pengawasan Berkala

Sertifikat Laik Higiene Sanitasi ini berlaku selama lima tahun. Meski demikian, pihak Dinas Kesehatan melalui instansi terkait seperti puskesmas setempat akan tetap melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara berkala terhadap SPPG yang telah tersertifikasi.

Heri menekankan bahwa keamanan pangan merupakan aspek krusial dalam pelaksanaan program MBG, sebab makanan yang diproduksi ditujukan bagi anak-anak serta kelompok penerima manfaat lainnya.

Baca Juga :  RSUD Meuraxa Gelar Edukasi Gizi Seimbang pada Lansia, Tekankan Pencegahan Penyakit Kronis

Ia berharap kepemilikan SLHS ini menjadi motivasi bagi para pengelola dapur MBG di Pulau Simeulue untuk senantiasa menjaga kebersihan dan mutu makanan yang disajikan.

“SLHS diharapkan dapat mendorong pengelola dapur MBG untuk terus mempertahankan standar kebersihan dan keamanan pangan dalam setiap proses produksi makanan,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Dr. Emiralda: Muswil PERSI Aceh Jadi Ruang Sinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kesehatan

DPRA Lakukan Sidak di RSUDZA,Temukan Ruangan Rusak dan Dokter Mangkir

Kesehatan

Kemenkes Kerahkan 396 Tenaga Cadangan Kesehatan ke Aceh, Pemprov Apresiasi Dukungan Pascabanjir

Kesehatan

Bupati Aceh Besar Syech Muharram Idris Lakukan Sidak Di Puskesmas Lhoong

Aceh Besar

Wujudkan Generasi Emas, Dinkes Aceh Besar Fokus Turunkan Stunting

Kesehatan

Pastikan Layanan Kesehatan Maksimal, Syech Muharram Kunjungi Puskesmas Darul Imarah

Kesehatan

RSUDZA Ukir Sejarah: Berhasil Realisasikan Terapi Sel Punca Perdana untuk Pasien Cedera Tulang Belakang

Kesehatan

Direktur RSUD Meuraxa Tinjau Fasilitas Layanan, Prioritaskan Perbaikan Demi Kenyamanan Pasien