Home / Daerah

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Dosen Unimal Kembangkan Detektor Ikan Berenergi Surya untuk Nelayan Tradisional Aceh Utara

REDAKSI

Dosen Universitas Malikussaleh (Unimal) mengembangkan inovasi detektor ikan berbasis energi surya untuk nelayan tradisional di Desa Lancok, Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

Dosen Universitas Malikussaleh (Unimal) mengembangkan inovasi detektor ikan berbasis energi surya untuk nelayan tradisional di Desa Lancok, Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

Banda Aceh — Tim Pengabdian Dosen Universitas Malikussaleh (Unimal) menghadirkan inovasi berupa teknologi detektor ikan berbasis energi terbarukan. Inovasi ini ditujukan bagi kelompok nelayan tradisional di Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, guna memangkas biaya operasional dan mendongkrak produktivitas tangkapan.

Program yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendiktisaintek TA 2026 ini dirancang portable agar sesuai dengan perahu skala kecil. Sistem ini menggabungkan tiga komponen utama:

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Verifikasi Penerima Rumah Layak Huni di Aceh Jaya

Fish Finder berbasis Sonar: Mendeteksi keberadaan ikan, kedalaman, dan struktur dasar perairan secara real-time.

  • Panel Surya: Memasok daya listrik dari sumber energi terbarukan.
  • Aplikasi Prediksi Titik Potensial: Membantu memetakan lokasi perairan yang berpotensi memiliki banyak ikan.
Baca Juga :  Perkuat Koordinasi Pelayanan Samsat, Dirlantas Polda Aceh Kunjungi Kepala BPKA

Ketua Tim Pengabdian Dosen Unimal, Ilham Sahputra, menjelaskan bahwa integrasi perangkat ini bertujuan menyelesaikan tantangan utama nelayan, seperti ketidakpastian lokasi, tingginya biaya bahan bakar, dan minimnya pemanfaatan teknologi modern. Dengan informasi awal mengenai kondisi perairan, rute melaut menjadi lebih terarah dan efisien. Selain meningkatkan efisiensi, program ini ditargetkan mampu mendorong kemandirian nelayan dalam memanfaatkan teknologi.

Baca Juga :  5 Orang Tewas dan 1 Kritis Kesaksian Keluarga Korban Pembacokan di Aceh Tenggara

Ketua Kelompok Nelayan Pantai Bayu, Zulfahmi, menyambut positif hadirnya alat ini. Selama ini, para nelayan di Desa Lancok hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman, yang sering kali memaksa mereka berpindah-pindah lokasi hingga pemborosan bahan bakar dan waktu tak terhindarkan. Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat menekan pengeluaran operasional sekaligus menaikkan pendapatan harian nelayan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Akses Blangkejeren–Takengon Lumpuh Total Akibat Longsor

Daerah

Gubernur Muzakir Manaf: MTR Ajang Membentuk Karakter Islami Generasi Muda Aceh

Daerah

Pria di Aceh Timur Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit, Diduga Depresi Usai Perceraian

Daerah

Kodim 0108/Agara Kencangkan Kabel Baja Utama Jembatan Gantung Perintis di Ds. Kumbang Jaya, Aceh Tenggara 

Daerah

Polres Pidie Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 32 Pasien dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Daerah

Menjelang Minggu Terakhir, Satgas TMMD Kodim 0107/Aceh Selatan Mulai Cor Box Culvert Titik 3

Daerah

Camat Kota Juang Hadiri Penyaluran Bantuan Non Tunai Di Peusangan

Berita

Perkuat Sinergi antar BUMN, FKBUMN Aceh Gelar Halal Bihalal di Gedung Landmark BSI Aceh