Home / Ekbis

Jumat, 4 September 2026 - 10:23 WIB

Pengembangan 600 Bibit Mangga Kiojay di Aceh Utara Diharapkan Mampu Dongkrak Ekonomi Warga

REDAKSI

Masyarakat Dusun Madat, Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara mulai mengembangkan 600 bibit mangga varietas kiojay melalui Program Kampung Mangga.

Masyarakat Dusun Madat, Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara mulai mengembangkan 600 bibit mangga varietas kiojay melalui Program Kampung Mangga.

ACEH UTARA – Masyarakat Dusun Madat, Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, mulai mengembangkan 600 bibit mangga varietas kiojay. Program ini dihadirkan untuk memperkuat penghijauan lingkungan sekaligus menjadi sumber pendapatan tambahan jangka panjang bagi warga setempat.

Inisiatif bertajuk Program Kampung Mangga ini direalisasikan melalui bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). Dusun Madat terpilih sebagai lokasi pilot project karena kondisi tanah dan iklimnya dinilai sangat mendukung pertumbuhan tanaman mangga.

Koordinator Bagian TJSL PT PIM, Jufri, menjelaskan bahwa pemilihan varietas kiojay didasari oleh kemudahan perawatan dan nilai ekonomisnya yang tinggi. Tanaman ini diproyeksikan mulai berbuah dalam waktu sekitar tiga tahun ke depan.

Baca Juga :  DPMG Aceh Dorong BUMG Optimalkan Dana Desa Capai Swasembada Pangan

“Program ini kami rancang bukan sekadar memberikan bibit, tetapi bagaimana tanaman tersebut nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Mangga kiojay dipilih karena relatif mudah dalam perawatan dan memiliki potensi ekonomi yang baik,” ujar Jufri pada Kamis, 3 September 2026.

Jufri menambahkan, program ini difungsikan sebagai investasi jangka panjang. Pengelolaan yang konsisten diharapkan mampu menghasilkan penghasilan pasif (passive income) bagi warga. Selain itu, penanaman di kawasan permukiman ini turut mendukung keberlanjutan lingkungan melalui Program Kampung Iklim (ProKlim).

Baca Juga :  Pengurus PWI Nagan Raya Silaturahmi ke Kantor Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Jeuram

Guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal, warga diberikan sosialisasi dan pembekalan teknis terlebih dahulu. Kegiatan ini melibatkan Kepala Dusun Madat sebagai penghubung antara masyarakat, perusahaan, dan tim penyuluh.

Adapun materi teknis mengenai tata cara penanaman, pemeliharaan bibit, hingga perawatan rutin disampaikan langsung oleh Zuraida, penyuluh dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) 5 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh.

Dukungan tersebut disambut baik oleh Keuchik Gampong Paloh Lada, Razali. Ia menyampaikan apresiasi kepada PT PIM dan mengingatkan warga bahwa keberhasilan program ini amat bergantung pada komitmen masyarakat dalam merawat bibit yang telah diberikan.

Baca Juga :  Aceh Economic Updates 2025: Peluang di Tengah Tantangan

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT PIM atas program ini. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan 600 bibit mangga ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Razali.

Razali juga mengimbau warga agar mematuhi seluruh prosedur perawatan dari penyuluh, mengingat bantuan bibit tidak akan berdampak maksimal tanpa pemeliharaan yang konsisten.

“Pengembangan 600 bibit tersebut diharapkan menjadi tahap awal pengembangan Kampung Mangga di Dusun Madat. Jika berjalan sesuai rencana, pola pemberdayaan tersebut dapat dikembangkan di gampong-gampong lainnya sehingga manfaat ekonomi dan lingkungan dihasilkan tidak berhenti pada satu lokasi,” pungkasnya.

Penulis: Tika Fitri Lestari 

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Dengar Aspirasi Warga, Solusi Bangun Andalas Perkuat Program CSR untuk Masyarakat Lhoknga dan Leupung

Ekbis

Heboh Kasus Minyakita, Anggota DPRA Minta Pemerintah Aceh Sidak Pasar

Aceh Besar

Perkuat sinergisitas, Dewas Perum Bulog laksanakan Audiensi dengan Pangdam IM

Ekbis

IPB University dan Pemkab Simeulue Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Budi Daya Perikanan

Ekbis

Update Harga BBM Pertamina per 25 April 2026: Pemerintah Buka Peluang Penyesuaian Lanjutan

Ekbis

Bank Indonesia Aceh dan PT Solusi Bangun Andalas Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK)

Ekbis

Wamen Stella Christie Apresiasi Desa Nilam BSI sebagai Model Ekonomi Mandiri

Aceh

Penerimaan DBH Migas Aceh Timur Dinilai Masih Kecil, BPMA Cari Solusi