Home / Peristiwa

Minggu, 20 September 2026 - 10:55 WIB

Satu Nelayan Keumangan Diduga Jatuh ke Laut di Perairan Sigli, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian

REDAKSI

Nelayan 60 tahun Mut Mainnah warga Desa Keumangan Kec. Mutiara Pidie diduga jatuh ke laut usai boat-nya ditemukan terapung tanpa awak di perairan Sigli.

Nelayan 60 tahun Mut Mainnah warga Desa Keumangan Kec. Mutiara Pidie diduga jatuh ke laut usai boat-nya ditemukan terapung tanpa awak di perairan Sigli.

SIGLI — Seorang nelayan berusia 60 tahun bernama Mut Mainnah, warga Desa Keumangan, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, diduga jatuh ke laut setelah perahu motor (boat) yang digunakannya ditemukan terapung tanpa awak di perairan Sigli.

Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, mengungkapkan bahwa korban berangkat memancing sendirian menggunakan boat pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

“Biasanya korban pulang pada pagi hari. Namun pada Sabtu (19 September 2026) sekitar pukul 10.15 WIB, masyarakat menemukan boat korban terapung di pantai dalam keadaan tanpa orang,” ujar Al Hussain.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Rumah Panggung di Ingin Jaya, BPBD Dikerahkan Padamkan Api

Pihak Basarnas Banda Aceh menerima laporan kejadian tersebut dari warga pada pukul 12.10 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, satu tim penyelamat (rescue) diberangkatkan ke lokasi kejadian pada pukul 12.27 WIB.

Setibanya di lokasi pada pukul 14.30 WIB, Tim Rescue Basarnas Banda Aceh langsung berkoordinasi dengan unsur SAR terkait. Operasi penyisiran oleh Tim SAR gabungan dimulai pukul 15.00 WIB menggunakan satu unit perahu karet dengan menyisir radius tiga nautical mile (Nm) dari titik ditemukannya perahu.

Baca Juga :  Lahan Kosong di Gampong Kajhu Aceh Besar Terbakar, BPBD: Diduga Akibat Bakar Sampah

Meski demikian, hingga penyisiran hari pertama dihentikan pada pukul 18.09 WIB, keberadaan korban belum berhasil ditemukan

“Hasil pencarian nihil dan operasi SAR akan dilanjutkan besok,” kata Al Hussain.

Baca Juga :  Warga BTS Ulu Digegerkan Penemuan Mayat Karyawan PT Dapo Mengambang di Sungai Pering

Untuk operasi SAR hari kedua, pencarian dijadwalkan dimulai pukul 07.30 WIB dengan membagi personel menjadi dua tim. Tim pertama bertugas melakukan penyisiran di perairan menggunakan perahu karet hingga radius lima nautical mile dari lokasi kejadian. Sementara itu, tim kedua menyisir wilayah daratan ke arah tenggara sejauh dua kilometer dari lokasi awal.

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pohon Tumbang Tutup Jalan Banda Aceh–Medan, Polres Pidie Bergerak Cepat Evakuasi

Peristiwa

Dua Rumah Warga di Aceh Tenggara Ludes Terbakar

Peristiwa

Bogor Berhias “Pelangi Api”: Fenomena Langka Awan Iridesensi Pukau Warga

Aceh Barat

PT MIFA Harus Hentikan Kegaduhan, Laporkan Bupati Sama Saja Menantang Rasa Keadilan Rakyat

Peristiwa

Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Bener Meriah Selasa Pagi

Daerah

Banjir Rendam Gampong Julok Rayeuk Utara, 300 KK Terdampak

Peristiwa

Sebanyak 7 Warga Meninggal Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan

Aceh Besar

Liburan Berujung Duka, Remaja Aceh Besar Hilang di Laut