Home / Berita

Rabu, 23 September 2026 - 11:56 WIB

Keluarga Korban Perundungan Siswa SMA di Banda Aceh Ungkap Aksi Pamer Uang oleh Terduga Pelaku

REDAKSI

Keluarga siswa SMA di Banda Aceh yang diduga jadi korban perundungan dan pengeroyokan oleh enam kakak kelas ungkap aksi pamer uang dan mobil oleh terduga pelaku.

Keluarga siswa SMA di Banda Aceh yang diduga jadi korban perundungan dan pengeroyokan oleh enam kakak kelas ungkap aksi pamer uang dan mobil oleh terduga pelaku.

BANDA ACEH — Keluarga siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Banda Aceh yang diduga menjadi korban perundungan dan pengeroyokan mengungkap adanya aksi pamer (flexing) uang dan mobil. Gambar tersebut disebut dikirim oleh terduga pelaku ke akun Instagram korban.

Unggahan Flexing di Media Sosial

  • Temuan Keluarga: Akun Instagram `@-alya.collections` (Aryan Agus) menyebut adanya aksi pamer di kolom komentar akun korban pada Selasa, 22 September 2026.
  • Bukti Tangkapan Layar: Dalam unggahan Senin, 21 September 2026, keluarga memperlihatkan saldo tabungan mencapai Rp 408,5 juta, foto seorang anak memegang uang tunai, serta foto kendaraan.
  • Catatan: Foto-foto tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan siapa pemilik uang maupun kendaraan atau keterkaitannya dengan dugaan pengeroyokan.
Baca Juga :  Penyelundupan Satu Kilogram Sabu Tujuan Kendari Digagalkan, Dua Orang Buron

Respons Keluarga dan Penolakan Mediasi

Keluarga korban juga mengajak siswa lain yang pernah mengalami perundungan untuk berani melapor dan bersuara (*speak up*). Selain itu, pihak keluarga menolak hasil mediasi yang sebelumnya difasilitasi oleh pihak sekolah pada Sabtu sebelum unggahan dibuat.

“Pada hari Sabtu kita sudah mediasi dengan pihak sekolah, mereka menyuruh damai… Maaf pak, kita ke sekolah cari keadilan, bukan cari keluarga,” tulis pihak keluarga, yang juga menegaskan telah menyimpan seluruh tangkapan layar aktivitas media sosial terduga pelaku untuk dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Baca Juga :  Plt Sekda Aceh Besar Ajak Komponen Daerah Komit Bangun Tata Kelola Pemerintahan yang baik dan Siaga Bencana

Sebelumnya, siswa berusia 15 tahun tersebut diduga dikeroyok oleh enam kakak kelasnya di lingkungan sekolah dan mengalami luka-luka pada bagian wajah, bibir, kaki, serta kepala.

Tanggapan Dinas Pendidikan Aceh

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menegaskan bahwa pihaknya tidak menganggap sepele kasus dugaan perundungan ini. Dinas Pendidikan bersama pihak sekolah terus berupaya melakukan deteksi dini.

Baca Juga :  Komisi VI DPRA Konsisten Perjuangkan Mutu Pendidikan, Kebudayaan dan Perlindungan Perempuan – Anak

Peningkatan Pengawasan: Seluruh sekolah di Aceh diingatkan agar meningkatkan pencegahan dan mendeteksi sejak awal potensi tindakan perundungan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Hingga berita ini ditulis, informasi terkait dugaan pengeroyokan, identitas pengirim foto, serta kepemilikan harta yang ditampilkan masih berdasarkan keterangan dan dokumentasi yang dibagikan oleh keluarga korban di media sosial. ***

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Syeh Muharram Lakukan Pertemuan Dengan Tokoh Masyarakat Peukan Bada

Berita

Pemkab Aceh Besar Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Kuta Baro

Berita

Bupati Aceh Besar Hadiri Rapat Bersama TPID dan TP2DD Aceh

Berita

Polisi dan Pasukan Oranye Bersihkan Pinggiran Krueng Aceh dari Sampah

Berita

Ketua TP PKK Aceh Terima Audiensi Yayasan Pintu Hijrah, Dorong Implementasi Qanun Pencegahan Narkotika

Berita

WAGUB ACEH DAN KOMISI VI DPR RI PERCEPAT REHABILITASI HUNTARA, BUMN KARYA DIMINTA SEGERA TINDAK LANJUTI KENDALA DI LAPANGAN

Berita

Dinas Pendidikan Aceh Sambut Program “Go to School” Bersama KPI Aceh

Berita

Komitmen Pemulihan dan Pencegahan Keberulangan Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat